<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Media Sosial &#8211; PortalMadura.com</title>
	<atom:link href="https://portalmadura.com/tag/media-sosial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<description>Situs Berita Madura Terkini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 07:19:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://portalmadura.com/wp-content/uploads/2024/10/cropped-Logo-PortalMadura-1-32x32.webp</url>
	<title>Media Sosial &#8211; PortalMadura.com</title>
	<link>https://portalmadura.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Namanya Terseret Isu Pelecehan Sesama Jenis, Ustaz Solmed Beri Klarifikasi Menohok: Inisial Saya SMM!</title>
		<link>https://portalmadura.com/namanya-terseret-isu-pelecehan-sesama-jenis-ustaz-solmed-beri-klarifikasi-menohok-inisial-saya-smm-331908/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/namanya-terseret-isu-pelecehan-sesama-jenis-ustaz-solmed-beri-klarifikasi-menohok-inisial-saya-smm-331908/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 07:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Inisial SAM]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Ustaz Solmed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=331908</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/namanya-terseret-isu-pelecehan-sesama-jenis-ustaz-solmed-beri-klarifikasi-menohok-inisial-saya-smm-331908/">Namanya Terseret Isu Pelecehan Sesama Jenis, Ustaz Solmed Beri Klarifikasi Menohok: Inisial Saya SMM!</a></p>
<p>PortalMadura.com &#8211; Pendakwah kondang Ustaz Soleh Mahmud, atau yang akrab disapa Ustaz Solmed, akhirnya angkat...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/namanya-terseret-isu-pelecehan-sesama-jenis-ustaz-solmed-beri-klarifikasi-menohok-inisial-saya-smm-331908/">Namanya Terseret Isu Pelecehan Sesama Jenis, Ustaz Solmed Beri Klarifikasi Menohok: Inisial Saya SMM!</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> &ndash; Pendakwah kondang Ustaz Soleh Mahmud, atau yang akrab disapa <strong>Ustaz Solmed</strong>, akhirnya angkat bicara setelah namanya terseret dalam spekulasi liar netizen terkait dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan oknum pendakwah berinisial SAM.</p>
<p>Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (13/3/2026), Ustaz Solmed secara tegas membantah keterlibatan dirinya. Ia memberikan klarifikasi mengenai perbedaan inisial namanya dengan sosok yang tengah ramai diperbincangkan publik tersebut.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Luruskan Identitas: &#8220;Inisial Saya SMM, Bukan SAM&#8221;</h2>
<p style="text-align: justify;">Kegaduhan ini bermula saat muncul laporan mengenai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pendakwah berinisial SAM. Tanpa bukti yang jelas, sejumlah netizen mulai menyerbu kolom komentar Ustaz Solmed dan melayangkan tuduhan negatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Merasa gerah dengan fitnah yang beredar, suami April Jasmine ini pun memaparkan nama lengkapnya untuk mengoreksi asumsi publik. &#8220;Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM,&#8221; tulisnya dalam unggahan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Ustaz Solmed mengaku heran mengapa akun media sosialnya menjadi sasaran kemarahan warganet. Ia mempertanyakan logika netizen yang dengan mudah menghubungkan inisial SAM kepada dirinya.</p>
<hr />
<h2 style="text-align: justify;">Sikap Tenang di Tengah Fitnah</h2>
<p style="text-align: justify;">Meski menjadi korban salah sasaran dan mendapatkan komentar buruk di tengah suasana bulan suci Ramadhan, ayah tiga anak ini memilih untuk merespons dengan kepala dingin. Alih-alih meluap dalam emosi, ia justru memberikan jawaban yang cukup unik dan santai.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menyarankan kepada para netizen yang telah berprasangka buruk untuk segera menyudahi perdebatan di akhirat dengan cara mendukung bisnisnya. Ustaz Solmed bahkan mempromosikan produk air mineral miliknya, Kozma Water, sebagai bentuk &#8220;perdamaian&#8221;.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&quot;Yaudah, gini aja deh, yang sudah pada nitip sandal dan jeruk di akun IG saya, plus sudah ikut memfitnah dan buruk sangka ke saya, biar urusan ini di akhirat tidak berkepanjangan, mumpung bulan Ramadhan, saudara jangan lupa beli Kozma Water,&quot; sindirnya dengan nada sedikit berkelakar.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi tersebut telah mendapatkan berbagai respons dari pengikutnya. Ustaz Solmed berharap dengan adanya penjelasan ini, masyarakat bisa lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah menghakimi seseorang hanya berdasarkan inisial yang belum tentu akurat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kabar mengenai laporan kasus pelecehan yang melibatkan inisial SAM sendiri pertama kali mencuat melalui laporan media nasional dan kini masih terus menjadi perhatian publik guna mengungkap kebenaran yang sesungguhnya.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/namanya-terseret-isu-pelecehan-sesama-jenis-ustaz-solmed-beri-klarifikasi-menohok-inisial-saya-smm-331908/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Ukhti Mukena Pink: Fakta, Tren Pencarian &#038; Waspada Link Phishing</title>
		<link>https://portalmadura.com/viral-ukhti-mukena-pink-fakta-tren-pencarian-waspada-link-phishing-330178/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/viral-ukhti-mukena-pink-fakta-tren-pencarian-waspada-link-phishing-330178/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 18:11:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan digital]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan online]]></category>
		<category><![CDATA[Phishing]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[ukhti mukena pink]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=330178</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/viral-ukhti-mukena-pink-fakta-tren-pencarian-waspada-link-phishing-330178/">Viral Ukhti Mukena Pink: Fakta, Tren Pencarian &#038; Waspada Link Phishing</a></p>
<p>PortalMadura.com – Istilah &#8220;ukhti mukena pink&#8221; mendadak memenuhi lini masa media sosial dan mesin pencari...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/viral-ukhti-mukena-pink-fakta-tren-pencarian-waspada-link-phishing-330178/">Viral Ukhti Mukena Pink: Fakta, Tren Pencarian &#038; Waspada Link Phishing</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a></strong> – Istilah &#8220;ukhti mukena pink&#8221; mendadak memenuhi lini masa media sosial dan mesin pencari sejak Rabu malam, 25 Februari 2026. Fenomena ini bukan didorong oleh tren fashion Muslimah jelang Ramadan, melainkan oleh rasa penasaran publik terhadap sebuah video pendek yang menampilkan perempuan bermukena pink dengan bagian tertentu disensor.</p>
<p>Lonjakan pencarian dengan kata kunci &#8220;ukhti mukena pink&#8221;, &#8220;ukhti mukenah pink asli&#8221;, hingga &#8220;ukhti mukenah pink <a href="https://portalmadura.com/viral/">Viral</a> terbaru&#8221; tercatat trending di platform X (Twitter), TikTok, dan Google Trends. Namun, di balik viralitas tersebut, pakar keamanan digital memperingatkan potensi risiko penipuan dan pencurian data melalui tautan-tautan mencurigakan yang beredar.</p>
<h2>Apa Isi Video yang Viral?</h2>
<p>Berdasarkan penelusuran, konten yang beredar berupa potongan video singkat berdurasi beberapa detik. Video tersebut menampilkan seorang perempuan muda mengenakan mukena berwarna pink dengan motif geometri, tampak sedang berdoa atau bersiap salat.</p>
<p>Yang memicu kehebohan bukanlah aktivitas dalam video, melainkan keberadaan kotak putih yang menyensor bagian dada subjek. Elemen sensor inilah yang memancing spekulasi dan mendorong publik mencari versi &#8220;tanpa sensor&#8221; yang konon beredar di berbagai platform.</p>
<h2>Tren Pencarian dan Penyebaran Konten</h2>
<p>Data menunjukkan bahwa istilah terkait video ini mengalami lonjakan signifikan sejak 25 Februari 2026 malam. Algoritma media sosial turut mempercepat penyebaran melalui fitur &#8220;For You Page&#8221; (FYP) TikTok dan trending topic X.</p>
<p>Banyak akun mengunggah ulang potongan video serupa dengan narasi provokatif, menjanjikan akses ke versi lengkap yang belum terverifikasi. Kolom komentar berbagai unggahan pun dipenuhi permintaan tautan, menciptakan efek bola salju yang sulit dikendalikan.</p>
<h2>Tidak Ada Konfirmasi Resmi dan Identitas Jelas</h2>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas perempuan dalam video, waktu perekaman, maupun lokasi kejadian. Mayoritas konten yang beredar hanya berupa klip pendek tanpa metadata yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Klaim mengenai keberadaan video panjang &#8220;tanpa sensor&#8221; juga belum disertai bukti kredibel. Situasi ini membuka ruang bagi spekulasi liar dan penyebaran informasi yang tidak akurat.</p>
<h2>Peringatan Keras dari Pakar Keamanan Digital</h2>
<p>Di tengah perburuan video tersebut, pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber tidak dikenal. Banyak link yang dikemas seolah menawarkan konten eksklusif ternyata mengandung ancaman serius.</p>
<p>&#8220;Tautan-tautan tersebut diduga merupakan modus phishing, yakni upaya pencurian data pribadi seperti kredensial media sosial, informasi akun perbankan, hingga data identitas lainnya,&#8221; ungkap seorang analis keamanan digital yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>Mereka menekankan pentingnya langkah preventif:</p>
<ul>
<li>Periksa alamat situs sebelum mengklik; hindari domain mencurigakan atau URL yang dipendekkan tanpa sumber jelas.</li>
<li>Jangan masukkan data pribadi atau login ke halaman yang tidak terverifikasi keamanannya.</li>
<li>Gunakan fitur pelaporan (report) di platform media sosial untuk konten yang diduga menyesatkan atau berpotensi penipuan.</li>
<li>Pasang perangkat keamanan (antivirus/anti-malware) pada perangkat yang digunakan untuk browsing.</li>
</ul>
<h2>Mekanisme Pelaporan di Platform Media Sosial</h2>
<p>Platform seperti TikTok dan X (Twitter) menyediakan mekanisme pelaporan untuk konten yang melanggar kebijakan komunitas, termasuk tautan phishing, penipuan, atau konten yang mengeksploitasi rasa penasaran pengguna.</p>
<p>Pengguna didorong untuk aktif melaporkan akun atau tautan mencurigakan agar dapat ditindaklanjuti oleh tim moderasi platform. Langkah kolektif ini penting untuk meminimalkan penyebaran konten berisiko di ruang digital.</p>
<h2>Refleksi: Literasi Digital di Era Viralitas Instan</h2>
<p>Fenomena &#8220;ukhti mukena pink&#8221; mencerminkan bagaimana kombinasi potongan visual, klaim sensasional, dan algoritma distribusi cepat dapat membentuk persepsi massal dalam waktu singkat. Tanpa verifikasi dan konteks yang jelas, informasi dapat dengan mudah disalahartikan atau dimanfaatkan untuk tujuan tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, pentingnya menjaga etika bermedia sosial dan melindungi privasi diri maupun orang lain menjadi semakin krusial. Rasa penasaran wajar, namun keamanan data dan integritas informasi harus tetap menjadi prioritas.</p>
<h2>Detail Fakta Kunci</h2>
<ul>
<li><strong>Waktu Viral:</strong> Mulai trending sejak Rabu malam, 25 Februari 2026</li>
<li><strong>Platform Terdampak:</strong> TikTok, X (Twitter), Google Trends</li>
<li><strong>Kata Kunci Trending:</strong> &#8220;ukhti mukena pink&#8221;, &#8220;ukhti mukenah pink asli&#8221;, &#8220;ukhti mukenah pink viral terbaru&#8221;</li>
<li><strong>Isi Konten:</strong> Video pendek perempuan bermukena pink dengan bagian tertentu disensor</li>
<li><strong>Status Verifikasi:</strong> Belum ada konfirmasi resmi identitas subjek, waktu, atau lokasi</li>
<li><strong>Risiko Utama:</strong> Tautan phishing, penipuan digital, pencurian data pribadi</li>
<li><strong>Sumber Peringatan:</strong> Pakar keamanan digital dan mekanisme pelaporan platform</li>
</ul>
<p><em>Artikel ini disusun berdasarkan penelusuran tren media sosial dan peringatan dari komunitas keamanan siber. Pembaca disarankan untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikan atau mengklik tautan dari sumber tidak dikenal.</em></p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/viral-ukhti-mukena-pink-fakta-tren-pencarian-waspada-link-phishing-330178/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atta Halilintar Unggah Pesan Misterius Usai Heboh Foto Keluarga Tanpa Aurel di Acara Tedak Siten</title>
		<link>https://portalmadura.com/atta-halilintar-unggah-pesan-misterius-usai-heboh-foto-keluarga-tanpa-aurel-di-acara-tedak-siten-329757/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/atta-halilintar-unggah-pesan-misterius-usai-heboh-foto-keluarga-tanpa-aurel-di-acara-tedak-siten-329757/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 06:55:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Aaliyah Massaid]]></category>
		<category><![CDATA[Atta Halilintar]]></category>
		<category><![CDATA[Aurel Hermansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Halilintar]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga selebriti]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[tedak siten]]></category>
		<category><![CDATA[Thariq Halilintar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=329757</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/atta-halilintar-unggah-pesan-misterius-usai-heboh-foto-keluarga-tanpa-aurel-di-acara-tedak-siten-329757/">Atta Halilintar Unggah Pesan Misterius Usai Heboh Foto Keluarga Tanpa Aurel di Acara Tedak Siten</a></p>
<p>PortalMadura.com-Sorotan publik kembali tertuju pada dinamika keluarga Gen Halilintar menyusul unggahan foto kebersamaan lengkap anggota...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/atta-halilintar-unggah-pesan-misterius-usai-heboh-foto-keluarga-tanpa-aurel-di-acara-tedak-siten-329757/">Atta Halilintar Unggah Pesan Misterius Usai Heboh Foto Keluarga Tanpa Aurel di Acara Tedak Siten</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Sorotan publik kembali tertuju pada dinamika keluarga Gen Halilintar menyusul unggahan foto kebersamaan lengkap anggota keluarga dalam acara tedak siten putra pertama Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid pada pertengahan Februari 2026. Meski Aurel Hermansyah diketahui hadir dalam acara tersebut, namanya tidak terlihat dalam potret resmi yang dibagikan Geni Faruk melalui akun media sosial pribadinya pada Minggu (15/2).</p>
<p>Unggahan Geni Faruk yang menampilkan 11 anggota Gen Halilintar—mulai dari Halilintar Anofial Asmid hingga cucu-cucu mereka—langsung memicu diskusi di kalangan warganet. Banyak netizen mempertanyakan ketidakhadiran Aurel dalam bingkai foto meskipi kehadirannya secara fisik di lokasi acara yang digelar di kawasan Jakarta Selatan tersebut.</p>
<p>Situasi semakin menarik perhatian ketika terpantau adanya perubahan caption pada unggahan Geni Faruk. Awalnya, ia menulis &#8220;cucu kesayangan&#8221; untuk menyebut cucunya, namun beberapa jam kemudian kalimat tersebut diubah menjadi &#8220;cucuku sayang&#8221;. Perubahan redaksi ini diduga sebagai respons atas gelombang komentar pro dan kontra yang membanjiri unggahan tersebut.</p>
<p>Menanggapi riuhnya pembicaraan di media sosial, Atta Halilintar selaku putra sulung Gen Halilintar dan suami Aurel Hermansyah mengunggah konten singkat melalui akun TikTok resminya, @attahalilintar, pada Senin (16/2) pagi. Dalam video berdurasi 15 detik, ia hanya menampilkan latar belakang polos dengan teks berbunyi: &#8220;Keluarga itu pilihan. Tapi darah tetap bicara.&#8221;</p>
<p>Unggahan tersebut langsung menjadi sorotan dengan lebih dari 500 ribu likes dalam dua jam pertama dan memicu beragam interpretasi dari warganet. Sebagian menilai pesan itu sebagai respons halus terhadap dinamika keluarga, sementara lainnya menduga terdapat makna tersirat mengenai batasan relasi dalam lingkaran keluarga besar.</p>
<p>Hingga Senin siang, pihak keluarga Halilintar maupun Aurel Hermansyah belum memberikan konfirmasi resmi terkait sorotan publik tersebut. Baik Atta maupun Aurel juga belum memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai makna di balik unggahan terbaru Atta maupun ketidakhadiran Aurel dalam foto keluarga resmi.</p>
<p>Pengamat media sosial Dr. Lestari Dewi dari Universitas Indonesia menyatakan bahwa dinamika keluarga publik kerap menjadi sorotan berlebihan di ruang digital. &#8220;Publik cenderung membaca makna di balik hal-hal kecil yang mungkin tidak disengaja. Penting bagi keluarga selebriti untuk memiliki ruang privasi meski berada di bawah sorotan,&#8221; ujarnya saat dihubungi via telepon.</p>
<p>Sementara itu, acara tedak siten putra Thariq dan Aaliyah berlangsung khidmat dengan dihadiri kerabat dekat dan rekan sesama konten kreator. Thariq sendiri terlihat aktif membagikan momen kebersamaan dengan sang putra melalui unggahan Instagram Story-nya tanpa menyertakan narasi kontroversial terkait kehadiran anggota keluarga lainnya.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/atta-halilintar-unggah-pesan-misterius-usai-heboh-foto-keluarga-tanpa-aurel-di-acara-tedak-siten-329757/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rayakan Kasih Sayang! 10 Desain Twibbon Valentine 2026 Gratis untuk Medsos Anda</title>
		<link>https://portalmadura.com/rayakan-kasih-sayang-10-desain-twibbon-valentine-2026-gratis-untuk-medsos-anda-329614/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/rayakan-kasih-sayang-10-desain-twibbon-valentine-2026-gratis-untuk-medsos-anda-329614/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 16:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[14 Februari 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Bingkai.id]]></category>
		<category><![CDATA[Hari valentine]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Twibbon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=329614</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/rayakan-kasih-sayang-10-desain-twibbon-valentine-2026-gratis-untuk-medsos-anda-329614/">Rayakan Kasih Sayang! 10 Desain Twibbon Valentine 2026 Gratis untuk Medsos Anda</a></p>
<p>PortalMadura.com- Menjelang peringatan Hari Valentine pada Sabtu (14/2/2026), platform Bingkai.id menyediakan 10 desain twibbon eksklusif...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/rayakan-kasih-sayang-10-desain-twibbon-valentine-2026-gratis-untuk-medsos-anda-329614/">Rayakan Kasih Sayang! 10 Desain Twibbon Valentine 2026 Gratis untuk Medsos Anda</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong> Menjelang peringatan Hari Valentine pada Sabtu (14/2/2026), platform Bingkai.id menyediakan 10 desain twibbon eksklusif yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat untuk memeriahkan momen kasih sayang di media sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Valentine&#8217;s Day yang jatuh setiap 14 Februari telah menjadi tradisi global untuk mengekspresikan rasa sayang kepada pasangan, keluarga, maupun sahabat. Kini, pengguna media sosial dapat turut meramaikan perayaan ini dengan memasang bingkai digital kreatif yang mudah dibagikan di berbagai platform seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Twitter.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Twibbon menjadi cara sederhana namun bermakna untuk berpartisipasi dalam momen spesial seperti Hari Valentine,&#8221; ujar perwakilan tim Bingkai.id detikcom kepada detikNews, Jumat (13/2/2026). &#8220;Kami menyediakan desain yang estetis dan mudah digunakan agar semua orang bisa ikut merayakan.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Cara Praktis Pasang Twibbon dalam 5 Langkah</h2>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna hanya perlu mengikuti langkah praktis untuk memasang twibbon:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Buka salah satu dari 10 link twibbon Valentine 2026 yang tersedia di Bingkai.id</p>
<p>2. Pilih format bingkai sesuai kebutuhan (Square untuk Instagram atau Portrait untuk WhatsApp)</p>
<p>3. Unggah foto pilihan dari galeri perangkat</p>
<p>4. Sesuaikan posisi foto agar pas dalam bingkai</p>
<p>5. Unduh hasil akhir dan bagikan ke media sosial favorit</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Desain twibbon yang disediakan mengusung tema romantis dengan dominasi warna merah muda, hati, dan elemen dekoratif khas Hari Valentine. Seluruh desain dapat diakses tanpa biaya melalui laman resmi Bingkai.id (https://bingkai.id/).</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Lebih dari Sekadar Bingkai Digital</h3>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penggunaan twibbon tidak hanya mempercantik tampilan media sosial, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi aktif dalam merayakan nilai-nilai kasih sayang. Psikolog media sosial Dr. Rina Marlina mengatakan, &#8220;Berbagi momen positif melalui twibbon dapat mempererat hubungan sosial dan menyebarkan energi positif di ruang digital.&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi yang ingin eksplorasi lebih banyak pilihan desain, Bingkai.id menyediakan ribuan twibbon untuk berbagai momen spesial sepanjang tahun, termasuk hari besar nasional, perayaan keagamaan, hingga kampanye sosial.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan kemudahan akses dan desain yang menarik, twibbon Valentine 2026 dari Bingkai.id detikcom siap menjadi pelengkap perayaan kasih sayang Anda besok. Pasang fotonya hari ini dan bagikan kebahagiaan Anda ke seluruh dunia maya!</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/rayakan-kasih-sayang-10-desain-twibbon-valentine-2026-gratis-untuk-medsos-anda-329614/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reza Arap Lanjutkan Marapthon Season 3 Usai Kepergian Lula Lahfah, Publik Terbelah</title>
		<link>https://portalmadura.com/reza-arap-lanjutkan-marapthon-season-3-usai-kepergian-lula-lahfah-publik-terbelah-329366/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/reza-arap-lanjutkan-marapthon-season-3-usai-kepergian-lula-lahfah-publik-terbelah-329366/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 12:29:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[duka]]></category>
		<category><![CDATA[konten kreator]]></category>
		<category><![CDATA[Lula Lahfah]]></category>
		<category><![CDATA[Marapthon Season 3]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Arap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=329366</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/reza-arap-lanjutkan-marapthon-season-3-usai-kepergian-lula-lahfah-publik-terbelah-329366/">Reza Arap Lanjutkan Marapthon Season 3 Usai Kepergian Lula Lahfah, Publik Terbelah</a></p>
<p>PortalMadura.com-Dua pekan usai berpulangnya Lula Lahfah pada 23 Januari 2026, Reza Arap membuat keputusan kontroversial:...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/reza-arap-lanjutkan-marapthon-season-3-usai-kepergian-lula-lahfah-publik-terbelah-329366/">Reza Arap Lanjutkan Marapthon Season 3 Usai Kepergian Lula Lahfah, Publik Terbelah</a></p>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i65.35df5171hUWMJ1"> <strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Dua pekan usai berpulangnya Lula Lahfah pada 23 Januari 2026, Reza Arap membuat keputusan kontroversial: Marapthon Season 3: The Last Tale tetap tayang sesuai jadwal mulai Sabtu (8/2/2026). Pengumuman yang disampaikan melalui platform X pada Jumat (7/2) ini memicu gelombang reaksi beragam di jagat maya, dari dukungan hingga kritik pedas terkait batas antara profesionalisme dan proses berduka.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Dalam unggahan bertuliskan panjang, Reza menjelaskan keputusannya bukan semata-mata demi konten. Ia menyebut proyek ini sebagai amanah sekaligus keinginan terakhir Lula semasa hidup—termasuk impian membeli rumah dari hasil kerja keras bersama. &#8220;Ini bukan soal mengejar views. Ada puluhan orang di balik layar yang menggantungkan nafkah pada proyek ini,&#8221; tulisnya.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Lula Lahfah, yang dikenal sebagai sosok pendukung setia dalam perjalanan karier Reza Arap, meninggal dunia pada usia 28 tahun akibat komplikasi kesehatan. Kabar duka ini sempat membuat publik menduga Marapthon Season 3—yang telah dinantikan sejak pengumuman awal Desember 2025—akan ditunda hingga kreator siap secara emosional.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Fakta menunjukkan Reza masih berjuang mengelola duka. Dalam unggahan terpisah, ia mengaku belum sanggup membuka galeri ponsel atau media sosial visual seperti Instagram dan TikTok karena dipenuhi kenangan bersama almarhumah. Platform X menjadi saluran utamanya mengekspresikan perasaan melalui tulisan.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Keputusan ini memicu perdebatan sengit. Sebagian warganet menuding adanya &#8220;komodifikasi kesedihan&#8221;, dengan narasi bahwa tragedi pribadi dimanfaatkan untuk menarik perhatian penonton. Tuduhan ini <a href="https://portalmadura.com/viral/">Viral</a> di X dengan tagar #RespectLula yang sempat menjadi trending topik pada Sabtu pagi (8/2).</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Namun tak sedikit pula yang berempati. Ribuan komentar mendukung Reza dengan argumen bahwa cara berduka setiap orang berbeda—bagi sebagian orang, melanjutkan aktivitas justru menjadi mekanisme bertahan. &#8220;Duka bukan kompetisi. Biarkan ia menjalani proses dengan caranya,&#8221; tulis salah satu pengguna X yang unggahannya dibagikan lebih dari 5.000 kali.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Pakar psikologi klinis Dr. Ratna Sari Dewi dari Universitas Indonesia menanggapi fenomena ini secara netral. &#8220;Tidak ada timeline baku untuk berduka. Yang penting adalah apakah individu tersebut memiliki dukungan sosial memadai dan tidak memaksakan diri melewati batas kemampuan emosionalnya,&#8221; ujarnya kepada media, Sabtu (8/2).</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i66.35df5171hUWMJ1"><span class="qwen-markdown-text">Marapthon Season 3 sendiri dijadwalkan tayang perdana pukul 19.00 WIB melalui kanal YouTube Reza Arap. Dengan embel-embel &#8220;The Last Tale&#8221;, season ini diprediksi memiliki nuansa emosional lebih dalam dibanding edisi sebelumnya—sebuah babak penutup yang kini sarat makna setelah kepergian sosok yang turut mewarnai perjalanan kreator tersebut.</span></div>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/reza-arap-lanjutkan-marapthon-season-3-usai-kepergian-lula-lahfah-publik-terbelah-329366/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengguna TikTok Serbu UpScrolled, Aplikasi Baru Langsung Kuasai Puncak Tangga Unduhan</title>
		<link>https://portalmadura.com/pengguna-tiktok-serbu-upscrolled-aplikasi-baru-langsung-kuasai-puncak-tangga-unduhan-328774/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/pengguna-tiktok-serbu-upscrolled-aplikasi-baru-langsung-kuasai-puncak-tangga-unduhan-328774/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 04:48:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[App Store]]></category>
		<category><![CDATA[Issam Hijazi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sensor Tower]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Trump administration]]></category>
		<category><![CDATA[UpScrolled]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=328774</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pengguna-tiktok-serbu-upscrolled-aplikasi-baru-langsung-kuasai-puncak-tangga-unduhan-328774/">Pengguna TikTok Serbu UpScrolled, Aplikasi Baru Langsung Kuasai Puncak Tangga Unduhan</a></p>
<p>PortalMadura.com-Gelombang migrasi pengguna TikTok ke platform media sosial alternatif mencapai titik puncak pada akhir Januari...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/pengguna-tiktok-serbu-upscrolled-aplikasi-baru-langsung-kuasai-puncak-tangga-unduhan-328774/">Pengguna TikTok Serbu UpScrolled, Aplikasi Baru Langsung Kuasai Puncak Tangga Unduhan</a></p>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i38.5b6c5171vfiXvx"><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Gelombang migrasi pengguna TikTok ke platform media sosial alternatif mencapai titik puncak pada akhir Januari 2026. UpScrolled, aplikasi yang baru diluncurkan Juni 2025, melonjak ke peringkat pertama kategori </span><em><span class="qwen-markdown-text">social networking</span></em><span class="qwen-markdown-text"> di Apple App Store Amerika Serikat pada Rabu (28/1), menggeser raksasa seperti Meta Threads, WhatsApp, hingga TikTok sendiri.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Lonjakan popularitas UpScrolled terjadi di tengah kekhawatiran pengguna terhadap transisi kepemilikan TikTok ke struktur </span><em><span class="qwen-markdown-text">joint venture</span></em><span class="qwen-markdown-text"> baru di AS yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan lingkaran administrasi Trump. Sebelumnya pada Januari 2025, TikTok sempat mengalami pemadaman total di wilayah AS akibat pertarungan hukum, disusul gangguan teknis berhari-hari pada awal 2026 akibat </span><em><span class="qwen-markdown-text">outage</span></em><span class="qwen-markdown-text"> di pusat data Oracle.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Berdasarkan data Sensor Tower yang dirilis Kamis (29/1), UpScrolled telah diunduh sekitar 400.000 kali di AS dan 700.000 kali secara global sejak peluncurannya. Yang mencengangkan, 85% unduhan di pasar AS terjadi hanya dalam rentang tujuh hari—tepatnya antara 21 hingga 27 Januari 2026—menunjukkan respons cepat pengguna terhadap ketidakpastian TikTok.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Aplikasi ini dikembangkan oleh Issam Hijazi, teknolog berkebangsaan Palestina-Yordania-Australia yang sebelumnya berkarier di IBM dan Oracle. Dalam pernyataan di situs resminya, UpScrolled menawarkan ruang ekspresi dengan jaminan transparansi algoritma: &#8220;Tidak ada </span><em><span class="qwen-markdown-text">shadowban</span></em><span class="qwen-markdown-text">, tidak ada pembatasan tersembunyi, tidak ada sistem bayar untuk popularitas—selamanya.&#8221;</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Antarmuka UpScrolled menggabungkan elemen familiar dari tiga platform besar: alur berita ala X (Twitter), </span><em><span class="qwen-markdown-text">carousel post</span></em><span class="qwen-markdown-text"> ala Instagram, serta video vertikal pendek khas TikTok. Platform ini juga menyertakan fitur </span><em><span class="qwen-markdown-text">stories</span></em><span class="qwen-markdown-text"> dan halaman penemuan dengan topik serta </span><em><span class="qwen-markdown-text">hashtag</span></em><span class="qwen-markdown-text"> yang sedang tren. Meski menjanjikan kebebasan berekspresi, UpScrolled tetap membatasi konten yang melanggar pedoman komunitas seperti ujaran kebencian, pelecehan, atau materi ilegal.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Tren perpindahan pengguna tidak hanya menguntungkan UpScrolled. Data Sensor Tower juga mencatat peningkatan unduhan di platform mapan seperti Reddit dan Pinterest, serta aplikasi baru Spill—yang didirikan mantan karyawan Twitter pada 2023—yang kini menempati peringkat ke-17 di kategori sosial App Store.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">&#8220;Kami membangun UpScrolled karena orang-orang menuntut lebih banyak transparansi, keaslian, dan kepercayaan pada platform yang mereka gunakan setiap hari,&#8221; demikian pernyataan resmi UpScrolled di laman webnya.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i39.5b6c5171vfiXvx"><span class="qwen-markdown-text">Perpindahan massal ini mengingatkan pada tren serupa tahun lalu ketika aplikasi asal Tiongkok Xiaohongshu (RedNote) sempat populer di AS saat TikTok menghadapi ancaman larangan. Namun kali ini, platform buatan diaspora Timur Tengah justru menjadi pilihan utama pengguna yang mencari alternatif independen dari pengaruh geopolitik.</span></div>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/pengguna-tiktok-serbu-upscrolled-aplikasi-baru-langsung-kuasai-puncak-tangga-unduhan-328774/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok Ditinggal 150%! Pengguna AS Ramai-Ramai Beralih ke UpScrolled</title>
		<link>https://portalmadura.com/tiktok-ditinggal-150-pengguna-as-ramai-ramai-beralih-ke-upscrolled-328727/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/tiktok-ditinggal-150-pengguna-as-ramai-ramai-beralih-ke-upscrolled-328727/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 11:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi viral]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[privasi data]]></category>
		<category><![CDATA[Sensor Tower]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi AS]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[UpScrolled]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=328727</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/tiktok-ditinggal-150-pengguna-as-ramai-ramai-beralih-ke-upscrolled-328727/">TikTok Ditinggal 150%! Pengguna AS Ramai-Ramai Beralih ke UpScrolled</a></p>
<p>PortalMadura.com-TikTok menghadapi ujian berat di pasar Amerika Serikat setelah entitas barunya yang baru dibentuk mengalami...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/tiktok-ditinggal-150-pengguna-as-ramai-ramai-beralih-ke-upscrolled-328727/">TikTok Ditinggal 150%! Pengguna AS Ramai-Ramai Beralih ke UpScrolled</a></p>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i151.20a45171XmTkIC"><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>TikTok menghadapi ujian berat di pasar Amerika Serikat setelah entitas barunya yang baru dibentuk mengalami gelombang penghapusan aplikasi oleh pengguna. Data terbaru Sensor Tower mengungkap lonjakan 150% angka uninstall TikTok di AS dibandingkan tiga bulan lalu, sementara pertumbuhan pengguna aktif harian hanya naik 2% dan cenderung stagnan.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Berdasarkan laporan yang dirilis Rabu (28/1/2026), frustrasi pengguna dipicu dua faktor utama: masalah teknis berkepanjangan dan kekhawatiran privasi. TikTok mengakui gangguan sistem akibat pemadaman listrik di salah satu data centernya yang menyebabkan bug pada jumlah tayangan dan waktu muat konten. Hingga kini, perusahaan belum memberikan timeline pasti penyelesaian masalah.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Di sisi lain, viralnya unggahan media sosial tentang kebijakan privasi TikTok yang mengumpulkan data sensitif—meliputi ras, orientasi seksual, status imigrasi, dan informasi keuangan—turut memicu kekhawatiran. Padahal menurut arsip kebijakan privasi Agustus 2024, ketentuan tersebut sebenarnya tidak baru.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong"><span class="qwen-markdown-text">UpScrolled Meledak dalam Sehari</span></strong></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Di tengah eksodus pengguna TikTok, aplikasi independen UpScrolled asal Australia mendadak meledak popularitasnya. Menurut estimasi App Figures, aplikasi ini mencatat 41.000 unduhan hanya dalam sehari sekitar masa peresmian entitas TikTok AS. Total unduhan kini mencapai 140.000 sejak pertama kali dirilis Juni 2025—lonjakan signifikan dibanding rata-rata kurang dari 500 unduhan per hari sebelumnya.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">UpScrolled kini menduduki peringkat kesembilan aplikasi paling banyak diunduh di App Store AS dan menjadi aplikasi sosial terpopuler kedua setelah Threads milik Meta. Popularitasnya juga menyebar ke Inggris dan Australia dengan masuk jajaran lima besar toko aplikasi.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Dikembangkan oleh Issam Hijazi bersama sekelompok kecil investor individu, UpScrolled menawarkan pengalaman berbeda dari TikTok. Aplikasi ini menampilkan feed kronologis secara default (bukan algoritma), bebas iklan, dan menjamin setiap unggahan memiliki peluang adil untuk dilihat—tanpa filter atau amplifikasi buatan.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">&#8220;Terlalu sering pengguna dibiarkan ragu apakah suara mereka akan didengar atau justru diredam diam-diam,&#8221; tulis tim UpScrolled dalam FAQ resminya. &#8220;Kami menciptakan lingkungan autentik, tanpa filter, dan setara bagi semua orang.&#8221;</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong"><span class="qwen-markdown-text">Peluang atau Sekadar Fenomena Sesaat?</span></strong></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph"><span class="qwen-markdown-text">Ini bukan kali pertama gejolak TikTok dimanfaatkan pesaing. Tahun lalu, aplikasi China RedNote sempat menduduki puncak unduhan AS saat TikTok menghadapi ancaman pemblokiran—namun popularitasnya hanya bertahan beberapa jam setelah ancaman dicabut.</span></div>
<div class="qwen-markdown-space"></div>
<div class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i152.20a45171XmTkIC"><span class="qwen-markdown-text">Namun kali ini, kombinasi kepemilikan baru TikTok di AS, masalah teknis berlarut-larut, dan kelelahan pengguna terhadap algoritma mungkin membuka peluang lebih besar bagi platform independen seperti UpScrolled. Tantangannya kini: mampukah aplikasi ini mempertahankan momentum dan membangun komunitas berkelanjutan di tengah dominasi raksasa teknologi?</span></div>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/tiktok-ditinggal-150-pengguna-as-ramai-ramai-beralih-ke-upscrolled-328727/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reza Arap Selamat dari Kebakaran di Sumba, Geram Diminta Foto Saat Evakuasi Darurat</title>
		<link>https://portalmadura.com/reza-arap-selamat-dari-kebakaran-di-sumba-geram-diminta-foto-saat-evakuasi-darurat-327769/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/reza-arap-selamat-dari-kebakaran-di-sumba-geram-diminta-foto-saat-evakuasi-darurat-327769/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 09:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran resor]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Reza Arap]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Weird Genius]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=327769</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/reza-arap-selamat-dari-kebakaran-di-sumba-geram-diminta-foto-saat-evakuasi-darurat-327769/">Reza Arap Selamat dari Kebakaran di Sumba, Geram Diminta Foto Saat Evakuasi Darurat</a></p>
<p>PortalMadura.com-YouTuber sekaligus juri Indonesian Idol musim ke-14, Reza Arap, dan grup musik elektronik Weird Genius...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/reza-arap-selamat-dari-kebakaran-di-sumba-geram-diminta-foto-saat-evakuasi-darurat-327769/">Reza Arap Selamat dari Kebakaran di Sumba, Geram Diminta Foto Saat Evakuasi Darurat</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>YouTuber sekaligus juri Indonesian Idol musim ke-14, Reza Arap, dan grup musik elektronik Weird Genius mengalami momen mencekam saat liburan di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Resor tempat mereka menginap dilaporkan terbakar pada Senin (5 Januari 2026), memicu evakuasi darurat dan kepanikan di lokasi.</p>
<p>Melalui unggahan di akun X (Twitter) pribadinya, Reza Arap membagikan video kondisi terkini resor tersebut. Tampak kobaran api melahap salah satu ruangan, disertai asap tebal dan suara letupan. Para staf resor berusaha memadamkan api secara manual, sementara tamu, termasuk Reza Arap, Eka Gustiwana, dan Roy Leonard dari Weird Genius, segera mengevakuasi diri ke area aman.</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. “Resort tempatku menginap di Sumba sedang terbakar, tapi semuanya baik-baik saja kok,” tulis Reza Arap di akun X-nya.</p>
<p>Namun, di tengah situasi darurat itu, Reza mengaku dibuat kesal oleh kelakuan salah satu tamu resor. Saat sedang sibuk menyelamatkan barang dan mendorong koper keluar dari kamar, ia tiba-tiba diminta berfoto bersama.</p>
<p>“Nggak ada yang lebih ngen*** dari gua sama semua orang lagi evakuasi geret-geret koper di lorong, terus ada salah satu tamu yang lagi evakuasi minta foto,” tulisnya dengan nada frustrasi.</p>
<p>Ia langsung menolak permintaan tersebut dengan sopan, mengatakan, “Lagi begini, kak.” Namun, tamu tersebut justru membalas dengan sindiran, “Yaelah sombong banget,” yang memicu kekesalan Reza. “Otak lu sakit mba. Top,” balasnya di unggahan tersebut.</p>
<p>Unggahan Reza Arap langsung <a href="https://portalmadura.com/viral/">Viral</a> dan memicu gelombang reaksi warganet. Banyak yang mengecam sikap tamu resor yang dinilai tidak peka terhadap situasi darurat.</p>
<p>“Orang lagi panik boro-boro mau foto, malah minta selfie,” komentar akun @bsmslsk. Akun lain menulis, “Orang zaman sekarang lebih takut FOMO daripada musibah.”</p>
<p>Hingga Selasa (6 Januari 2026), pihak resor belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab kebakaran. Namun, insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan empati dalam situasi krisis.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/reza-arap-selamat-dari-kebakaran-di-sumba-geram-diminta-foto-saat-evakuasi-darurat-327769/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</title>
		<link>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[isu sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa UI]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sal Priadi]]></category>
		<category><![CDATA[sastrawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sitok Srengenge]]></category>
		<category><![CDATA[Super League]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=327626</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/">Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</a></p>
<p>PortalMadura.com-Nama sastrawan Sitok Srengenge kembali mencuat di media sosial setelah berfoto bersama musisi Sal Priadi,...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/">Sitok Srengenge Kembali Jadi Sorotan usai Foto Bareng Sal Priadi, Kasus 2013 Belum Tuntas</a></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i25.41fb5171ivhJ4f"><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Nama sastrawan Sitok Srengenge kembali mencuat di media sosial setelah berfoto bersama musisi Sal Priadi, memicu reaksi luas warganet. Publikasi foto itu membangkitkan kembali sorotan terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan pada 2013—sebuah perkara hukum yang hingga kini belum tuntas di pengadilan.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Foto tersebut diunggah oleh Sitok sendiri pada 17 November 2025 di akun Instagram pribadinya, menampilkan momen santai bersama Sal Priadi di sebuah ruangan yang diduga rumah pribadi. Caption unggahan itu menyebut pertemuan mereka sebagai diskusi soal puisi, lirik lagu, dan “sisi gelap kesenian”. Namun, publik justru fokus pada latar belakang hukum Sitok yang kontroversial.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Profil Seniman dengan Riwayat Hukum Rumit</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Lahir di Demak, 22 Agustus 1965, dengan nama asli Sunarto, Sitok Srengenge dikenal sebagai penyair, penulis esai, novelis, dan tokoh teater. Karyanya telah diterbitkan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Belanda, dan Australia. Salah satu kumpulan puisinya, <em>Secrets Need Words</em>, bahkan diterbitkan oleh Ohio University Press pada 2001.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Ia aktif di lingkaran seni Jakarta sejak akhir 1980-an, magang di bawah arahan W.S. Rendra, Arifin C. Noer, dan Teguh Karya. Sitok juga tercatat sebagai alumni program penulisan internasional di University of Iowa dan Hong Kong Baptist University.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Pada tahun 2000, <em>Asiaweek</em> memasukkannya dalam daftar “20 Leaders for the Millennium” di bidang budaya Asia. Ia juga dikenal sebagai sutradara teater, pendiri penerbit Katakita, dan pengajar di berbagai forum seni.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Kasus Hukum yang Belum Tuntas Sejak 2013</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Kemilau karier Sitok ternoda ketika seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada 29 November 2013 atas dugaan kekerasan seksual. Korban, yang saat itu sedang hamil tujuh bulan, mengaku dipaksa berhubungan intim oleh Sitok sejak Maret 2013. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/4245/XI/2013/PMJ/Ditreskrimum.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Awalnya, polisi enggan menaikkan status Sitok menjadi tersangka, dengan alasan “hubungan terjadi berulang kali”, sehingga dianggap tak memenuhi unsur pidana. Namun, setelah pemeriksaan mendalam terhadap 11 saksi dan konsultasi dengan berbagai ahli—termasuk kriminolog, psikolog, dan ahli hukum perempuan—penyidik akhirnya menetapkan Sitok sebagai tersangka pada 6 Oktober 2014.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Ia dijerat dengan Pasal 285, 286, dan 294 ayat (2) KUHP tentang persetubuhan dan pencabulan dalam relasi kuasa.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Namun, proses hukum kemudian terhambat. Berkas perkara bolak-balik antara Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Pada April dan Agustus 2015, berkas dikembalikan karena dianggap belum lengkap (P-19). Hingga awal 2016, perkara belum mencapai tahap pelimpahan ke pengadilan (P-21).</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Aksi mahasiswa UI yang tergabung dalam “Gerakan Adili Sitok” sempat menuntut percepatan proses hukum, tetapi hingga kini—lebih dari 12 tahun sejak laporan awal—kasus tersebut tetap mangkrak.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph"><strong class="qwen-markdown-strong">Reaksi Publik terhadap Viralnya Foto</strong></p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Kemunculan foto Sitok bersama Sal Priadi pada akhir 2025 memicu gelombang kritik di platform X. Banyak warganet menilai kolaborasi atau interaksi publik dengan figur yang terlibat dugaan kekerasan seksual—meski belum divonis—berpotensi menormalisasi pelaku dan melukai korban.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph">Sal Priadi sendiri telah memberikan klarifikasi pada 31 Desember 2025, menegaskan bahwa pertemuan terjadi secara tidak sengaja saat mengunjungi anak Sitok. Ia juga menyesalkan ketidaktahuannya soal kasus hukum tersebut dan menegaskan tidak akan membela pelaku kekerasan seksual.</p>
<p class="qwen-markdown-paragraph" data-spm-anchor-id="a2ty_o01.29997173.0.i26.41fb5171ivhJ4f">Namun, insiden ini kembali menyoroti pentingnya tanggung jawab publik figur terkenal dalam memilih lingkaran pergaulan—terutama ketika menyangkut isu sensitif seperti kekerasan berbasis gender.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sitok-srengenge-kembali-jadi-sorotan-usai-foto-bareng-sal-priadi-kasus-2013-belum-tuntas-327626/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</title>
		<link>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/</link>
					<comments>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[PortalMadura.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[isu sosial]]></category>
		<category><![CDATA[kasus hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sal Priadi]]></category>
		<category><![CDATA[Sitok Srengenge]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://portalmadura.com/?p=327619</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/">Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</a></p>
<p>PortalMadura.com-Musisi Sal Priadi menjadi sorotan warganet setelah foto dirinya bersama penyair Sitok Srengenge beredar luas...</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/">Sal Priadi Banjir Kritik usai Foto Bareng Sitok Srengenge, Langsung Minta Maaf</a></p>
<p><strong><a href="https://portalmadura.com/">PortalMadura.com</a>-</strong>Musisi Sal Priadi menjadi sorotan warganet setelah foto dirinya bersama penyair Sitok Srengenge beredar luas di media sosial. Foto tersebut memicu gelombang kritik tajam karena Sitok diketahui memiliki dugaan kasus kekerasan seksual yang belum tuntas secara hukum sejak 2013.</p>
<p>Foto yang kini <a href="https://portalmadura.com/viral/">Viral</a> sebenarnya diunggah oleh Sitok Srengenge sendiri pada 17 November 2025 di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, Sal tampak berfoto santai dengan Sitok di dalam ruangan yang diduga merupakan rumah pribadi. Sitok menyebut pertemuan tersebut sebagai diskusi seni yang melibatkan obrolan soal lirik lagu, puisi, dan “aspek berbahaya dari kesenian”. Ia juga menulis bahwa Sal sempat membacakan puisi sementara dirinya menyimak sambil berbaring.</p>
<p>Namun, publik langsung bereaksi keras. Nama Sal Priadi sempat menjadi trending topic di platform X (sebelumnya Twitter) dengan beragam kritik yang mempertanyakan kepekaannya terhadap isu kekerasan seksual. Banyak netizen menilai tindakan berfoto dengan figur bermasalah seperti Sitok berpotensi menormalisasi pelaku dugaan kejahatan seksual, terutama di mata penggemar muda Sal yang dikenal lewat lagu populer “Gala Bunga Matahari”.</p>
<p>Aktivis kesetaraan gender dan pegiat hak perempuan juga turut menyuarakan kekecewaan. Mereka menekankan bahwa selebriti memiliki tanggung jawab moral untuk tidak memberikan legitimasi—secara sadar maupun tidak—kepada individu yang terlibat dalam dugaan kekerasan seksual.</p>
<p>Menanggapi kritik yang terus mengalir, Sal Priadi akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun X-nya pada Rabu, 31 Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa kunjungannya sebenarnya ditujukan ke rumah anak Sitok Srengenge, bukan untuk bertemu langsung sang penyair.</p>
<p>&#8220;Saya main ke rumah anaknya, masuk rumahnya ada bapak dan ibunya, ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto,&#8221; tulis Sal. Ia mengaku baru mengetahui kasus hukum yang melibatkan Sitok setelah foto tersebut viral.</p>
<p>Sal tegas menegaskan sikapnya: “Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya ga bela.” Bahkan, ia menggunakan kata kasar dalam pernyataannya untuk menunjukkan ketidaksukaannya terhadap pelaku kekerasan seksual. Ia juga meminta maaf dan berjanji akan lebih bijak di masa depan. “Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks,” tutupnya.</p>
<p>Profil Singkat Sitok Srengenge<br />
Sitok Srengenge, bernama asli Sunarto (lahir 22 Agustus 1965), dikenal sebagai penyair dan budayawan senior. Karier seninya dimulai di Bengkel Teater Rendra pada 1980-an. Karyanya pernah dipublikasikan di berbagai negara, dan pada 2000 ia disebut Asiaweek sebagai salah satu pemimpin milenium di bidang budaya Asia.</p>
<p>Namun reputasinya tercoreng pada November 2013, ketika seorang mahasiswi melaporkannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan kekerasan seksual yang berlangsung sejak Maret 2013. Korban, yang saat itu hamil tujuh bulan, mengaku dipaksa berhubungan intim berulang kali. Dua perempuan lain juga memberikan kesaksian serupa.</p>
<p>Pada 6 Oktober 2014, Sitok resmi ditetapkan sebagai tersangka dengan dakwaan berdasarkan Pasal 286, 294 ayat 2, dan 335 KUHP. Namun proses hukumnya tersendat: berkas perkara sempat dikembalikan dua kali oleh kejaksaan karena dianggap belum lengkap, dan hingga kini kasus tersebut belum sampai ke persidangan.</p>
<!-- RatingBintangAjaib --><p><a rel="nofollow" href="https://portalmadura.com">PortalMadura.com - Situs Berita Madura Terkini</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://portalmadura.com/sal-priadi-banjir-kritik-usai-foto-bareng-sitok-srengenge-langsung-minta-maaf-327619/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
