PortalMadura.com

Pertanyakan Aset dan Dana Rp4 Miliar, Demo Mahasiswa STKIP Berujung Segel Yayasan

  • Kamis, 7 Januari 2016 | 12:28
Pertanyakan Aset dan Dana Rp4 Miliar, Demo Mahasiswa STKIP Berujung Segel Yayasan
Demo Mahasiswa

PortalMadura.Com, Sumenep – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam persatuan organisasi mahasiswa sekolah tinggi keguruan ilmu pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep melakukan aksi unjuk rasa ke yayasan atau PPLP PT PGRI.

Mereka mempertanyakan banyaknya aset kampus yang tidak jelas keberadaannya dan juga minta LPJ keuangan sebesar Rp4 miliar sejak 2010-2015.

“Tuntutan kami mana LPJ keuangan sebesar Rp4 miliar selama tahun 2010-2015. Kejelasan aset yang dihilangkan dan pemecatan pengurus yayasan yang cacat hukum,” teriak Moh Fakih, korlap aksi, Kamis (7/01/2016).

Ia juga menyoroti, aset kampus yang tidak jelas seperti surat-surat lahan perguruan tinggi, mobil APV tidak ada BPKB-nya dan sejumlah kendaraan roda dua juga keberadaannya tidak jelas.

“Ini kan sudah merupakan salah satu bentuk penyelewengan aset kampus. Kami hanya meminta kejelasan kemana aset tersebut,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, ada tiga pengurus yayasan yang direkrut tidak sesuai aturan yang berlaku. Dalam aturannya, pengurus yayasan itu harus mempunyai pengalaman pengabdian di kampus selama 5 tahun.

“Tapi, ternyata tiga pengurus yayasan itu tidak pernah mengabdi di kampus ini. Rekrutmen mereka kan berarti cacat hukum. Silahkan mengundurkan diri atau dipecat,” katanya.

Aksi yang membawa empat tuntutan itu mengakhiri aksinya dengan menyegel Sekretariat PPLP PT PGRI dengan memasang bambu yang dipaku dan mengecat kaca sekretariat dengan tanda silang berwarna putih.

Usai menyegel, mereka langsung membubarkan diri dengan tertib. (arifin/har)

Hut RI
Loading...
Advertisement
Iklan Murah
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional