PortalMadura.com

1.530 Buah Permen Dot Diduga “Narkoba” Juga Ditemukan di Bangkalan

  • Rabu, 8 Maret 2017 | 18:00
1.530 Buah Permen Dot Diduga “Narkoba” Juga Ditemukan di Bangkalan
Ist. Permen Dot Ditemukan di Bangkalan (Ft. Humas Polres Bangkalan)

PortalMadura.Com, Bangkalan – Petugas gabungan dari Polres Bangkalan, Jawa Timur, bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satpol PP setempat menggelar razia makanan “Permen Dot”.

Hasilnya, sekitar 1.530 buah Permen Dot diamankan dari para pedagang dan toko mainan, salah satunya di Kampung Gedongan, Kelurahan Pejagan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan.

“Permen dot itu, kita amankan,” kata Kabag Ops Polres Bangkalan, Komisaris Polisi, Agung Setiyono, pada wartawan, Rabu (8/3/2017).

Dijelaskan, bahwa permen dot tersebut tetap disita sambil menunggu hasil uji lab BPOM Surabaya untuk mengambil tindakan lebih lanjut. “Itu akan diteliti oleh BPOM, mengandung narkoba atau tidak,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Tjiptaning Tekat, menjelaskan, bahwa permen dot tersebut telah mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan. Namun, kode edarnya ML (luar negeri).

Baca Juga:  5 Puskesmas di Pamekasan Tak Bisa Rawat Inap
Harijadi Bangkalan
Ads by portalmadura

“Kalau diproduksi dalam negeri, kode edarnya, MD,” ucapnya.

Razia makanan tersebut digelar di Bangkalan setelah sebelumnya, ramai diperbincangkan di media sosial (Medsos) warga Surabaya terkait kandungan zat di dalamnya. Dan disikapi serius oleh Pemkot Surabaya bersama aparat setempat.

Melansir dari suarasurabaya.net, Kasie Layanan Informasi Konsumen Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya,  Lindawati, menjelaskan, bahwa proses administrasi permen keras bentuk dot, selesai, Selasa (7/3/2017).

“Permen keras yang samplenya dikirim ke kami dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya, proses administrasinya sudah, kemarin baru kami masukkan ke laboratorium. Semoga minggu ini selesai,” ujarnya, Rabu (8/3/2017).

Linda memperkirakan, proses uji laboratorium minimal tuntas pada Jumat (10/3/2017). Karena itu, saat ini dia belum bisa menyimpulkan apakah ada kandungan bahan berbaya atau tidak di dalam permen keras tersebut.(suarasurabaya.net/Hartono)

Baca Juga:  Ansor Bangkalan Ajak Warga Tangkal Paham Radikal
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional