oleh

2018, Bupati Sumenep Tekankan Penyerapan APBD Secara Maksimal

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, A Busyro Karim menekankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab setempat melakukan penyerapan APBD 2018 secara maksimal. Pasalnya, hasil evaluasi pada tahun 2017, ada sebagian OPD yang tidak melakukan penyerapan APBD secara maksimal. Akibatnya, pelayanan publik di salah satu OPD itu terkendala.

“Untuk tahun ini, kami berharap agar OPD melakukan penyerapan APBD dengan maksimal. Jangan sampai ada OPD yang tidak maksimal seperti tahun lalu,” kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, pihaknya akan terus memantau realisasi APBD pada tahun 2018, terutama bagi OPD yang tahun 2017 menyisakan banyak program akibat kelambatan penyerapan. Sebab, APBD itu pada dasarnya untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

“OPD yang tahun lalu tidak merealisasikan anggaran dengan maksimaL akan menjadi evaluasi khusus pada tahun ini. Yang jelas, jangan sampai ada OPD yang lalai lagi dalam merealisasikan anggaran,” ucapnya.

Pada tahun 2017, ada sejumlah OPD yang tidak merealisasikan APBD secara maksimal. Salah satunya Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP). Di OPD tersebut sekitar Rp 5,3 miliar yang merupakan bantuan hibah tidak terserap akibat kebijakan pimpinan OPD yang tidak tepat.

Akibat dari tidak terealisasinya anggaran tersebut, sejumlah calon penerima program itu ngeluruk kantor DKPP, bahkan pimpinan OPD terkesan diadili di ruang Paripurna DPRD oleh calon penerima program dan anggota Komisi II DPRD Sumenep. Namun pada waktu itu, pimpinan DKPP tidak bisa memberikan solusi. Akibatnya, hingga akhir tahun anggaran 2017, program tersebut tetap tidak terealisasi. (Arifin/Putri)

Loading...