oleh

30 Ribu Ton Raskin Madura Belum Ditebus

PortalMadura.Com, Pamekasan – Hingga bulan Desember 2015, terdapat sekitar 30 ribu ton beras miskin (Raskin) dari empat kabupaten di Madura belum ditebus. Padahal, raskin tersebut merupakan hak warga miskin yang harus tersalurkan sesuai jadwal.

Kepala Bulog sub divre XI Madura Pamekasan, Kurniawan mengatakan, dari empat kabupaten di pulau garam yang belum menebus raskin angka terendah adalah Kabupaten Sumenep yang hanya menebus sekitar 70 persen. Sehingga, masih tersisa 30 persen raskin milik warga miskin di Kota Sumekar ngendap di gudang bulog sub divre XI Madura.

“Secara keseluruhan dari empat kabupaten di Madura sudah menebus raskin sekitar 81 persen. Artinya, masih tersisa sekitar 19 persen, ya sisa dalam bulan berjalan ini. Karena masih tersisa waktu 27 hari,” ungkapnya, Jum’at (4/12/2015).

Loading...

Pihaknya akan berusaha agar raskin itu bisa terserap secara keseluruhan supaya tidak ada tanggungan beras pada awal tahun 2016. Tapi yang jelas, pengambilan raskin tetap menggunakan sistem cash and carry (ada uang raskin cair).

“Jumlah ini sudah termasuk raskin ke 13 dan 14, kami tidak tahu kapan mereka menebus, bisa besok atau lusa karena sekarang bulannya masih berjalan. Tapi untuk penebusan ini semuanya tergantung kepala desa,” tandasnya.

Ia berharap, seluruh kabupaten di Madura segera menebus beras yang menjadi hak warga miskin tersebut. Apalagi, saat ini sudah memasuki pergantian tahun yang mengakibatkan tumpang tindih stok beras. (Marzukiy/har)



Komentar