oleh

4 Pola Makan yang Baik dan Sehat Bagi Penderita Hiperkolesterol hingga Jantung

PortalMadura.Com – Mengatur pola makan merupakan salah satu cara terbaik untuk menghindari hiperkolesterol, hipertensi dan penyakit jantung. Penyakit-penyakit ini sangat berbahaya bagi tubuh. Seperti hiperkolesterol, penyakit ini merupakan suatu kondisi di mana jumlah kolesterol darah melebihi batas normal. Kolesterol sebetulnya unsur penting yang diperlukan untuk mengatur proses kimiawi di dalam tubuh.

Oleh karena itu menjalankan diet seimbang dan menyeimbangkan kebutuhan tubuh akan asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral menjadi cara mencegah terjadinya penyakit hiperkolesterol. Jika sudah menjadi penderita, ikuti beberapa tips pola makan sehat dan seimbang untuk penderita hiperkolesterol hingga jantung. Penasaran?.

Berikut ulasannya:

Konsumsi Makanan Rendah Lemak dan Rendah Kolesterol
Mengonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Lebih baik mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tidak jenuh, daripada mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh.

Hindari penggunaan santan kental dan minyak goreng yang telah dipakai berulang-ulang, karena dapat meningkatkan kadar kolesterol. Kurangi konsumsi makanan yang digoreng.

Konsumsi Makanan Berserat

Perbanyaklah konsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan. Makanan ini sangat berguna karena dapat menyerap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh.

Konsumsi Makanan yang Mengandung Antioksidan
Misalnya dengan mengonsumsi buah-buahan seperti apel, jeruk, pepaya, wortel, stroberi, dan labu yang banyak mengandung antioksidan. Selain itu, buah-buahan tersebut juga mengandung vitamin C dan E yang dapat mencegah penyakit jantung. Vitamin C berperan mengatur metabolisme kolesterol dan pembentuk kolagen, yaitu serabut kuat yang merupakan jaringan ikat.

Kolagen sangat penting bagi struktur pembuluh darah, otot, dan bagian tubuh lain. Jika kekurangan vitamin ini, dampaknya akan melemahkan struktur pembuluh darah, jantung, dan otot jantung. Kondisi inilah yang dapat memicu terjadinya serangan jantung.

Kurangi Konsumsi Garam
Tubuh manusia hanya memerlukan garam kurang dari 5 gram (1 sdt) setiap hari. Begitu pula dengan penderita hiperkolesterol. Sementara untuk penderita penyakit jantung yang disertai hipertensi dan edema sebaiknya tidak menggunakan garam dapur dalam masakan dan hidangan sehari-hari. Sebagai gantinya, Anda bisa menambahkan sedikit garam yaitu, 2-3 gram per hari (sekitar ½ sdt).

Selain itu, hindari pula konsumsi makanan asin seperti ikan teri, ikan asin, telur asin, petis, garam dapur, air kaldu blok, minyak ikan, saus tiram, sambal botolan, kecap asin, makanan kaleng, dan penyedap rasa. Pasalnya, jenis makanan ini diketahui memiliki kandungan natrium dan kalium yang cukup tinggi. (okezone.com/Desy)