oleh

5 Cara Lindungi Anak dari Kejahatan ‘Seksual’

PortalMadura.Com – Menjaga anak merupakan tugas orang tua. Namun, bagaimana jika orang tua sama-sama bekerja mencari nafkah? Mungkin menurut sebagian orang tempat yang aman yaitu dijaga pengasuh atau kerabat. Padahal saat ini banyak kasus, orang terdekatlah yang banyak melakukan kekerasan pada anak. Salah satunya kekerasan ‘seksual’.

Oleh karena itu, orang tua perlu menjaga anak agar terhindar dari kejahatan ‘seksual’ yang marak akhir-akhir ini. Apalagi dengan canggihnya teknologi, berbagai kejahatan ‘seksual’ dengan mudah dilakukan. Sehingga, orang tua perlu melakukan beberapa cara ini untuk menjaga anak terhindar dari hal itu. Apa saja caranya?

Berikut ulasannya:

Gunakan Anatomi yang Benar Untuk Bagian Tubuh
Walaupun ini terdengar sederhana, menggunakan nama anatomi yang benar untuk payudara, penis, dan vagina merupakan penting karena beberapa alasan. Anda harus menyampaikan kepada anak-anak bahwa tidak ada yang berbeda tentang organ seksual daripada bagian tubuh lainnya.

Menggunakan nama cutsie hanya untuk bagian tubuh ini secara tidak langsung mengirimkan pesan bahwa organ seksual berbeda dan entah bagaimana salah atau memalukan untuk membicarakan. Dengan begitu ini dapat meningkatkan kemampuan anak-anak untuk menyampaikan informasi secara akurat jika ada kekhawatiran pelecehan.

Mulailah dengan Diskusi Mengenai Persetujuan Tentang Apa yang Tak Boleh Disentuh
Meskipun Anda mungkin menganggap persetujuan sebagai sesuatu yang hanya relevan dengan hubungan seksual, diskusi tentang persetujuan harus dimulai sejak dini. Anak-anak harus tahu bahwa mereka mengendalikan siapa yang menyentuh mereka dan bagaimana caranya. Dengan demikian, Anda tidak boleh memaksa anak-anak Anda untuk memberikan pelukan atau ciuman kepada teman dan kerabat jika mereka tidak nyaman melakukannya.

Ketahui Fakta Pelecehan Terhadap Anak Anda, Mengapa Bisa Terjadi
Mengetahui fakta-fakta ini penting karena memengaruhi strategi pencegahan untuk anak dan Anda. Misalnya, Anda sekarang berhati-hati untuk membiarkan anak-anak bermain sendirian di taman atau berjalan ke sekolah tanpa ditemani karena Anda khawatir mereka bisa diculik. Namun, Anda kurang berhati-hati meninggalkan mereka dengan pengasuh anak, teman, dan keluarga, padahal sebenarnya ini merupakan individu-individu yang mungkin paling berisiko.

Ajari Anak Anda Tentang Menggunkan Teknologi
Anak-anak zaman sekarang lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan teknologi online, padahal ini merupakan cara pelaku untuk menghubungi mereka loh. Untuk itu, bicaralah dengan anak-anak Anda tentang bahaya teknologi online dan bahwa mereka tidak boleh membagikan informasi identifikasi apa pun termasuk berbagi foto dengan orang asing secara online.

Ajari Anak Anda Untuk Berpikir Kritis Tentang Hal yang Berkaitan Kekerasan ‘Sexsual’
Ini merupakan hal terpenting yang Anda harus ajarkan kepada anak-anak Anda, agar mereka dapat membuat keputusan yang bijak dan baik. Perkuat pemikiran kritis mereka dan pandu mereka ke arah yang benar jika mereka berada di luar basis. Untuk anak-anak remaja, Anda dapat menggunakan kejadian media dan hal-hal yang mereka lihat di TV untuk mendorong diskusi. Tanyakan kepada mereka pemikiran mereka, bagaimana mereka akan menangani situasi itu, dan jika mereka berada di luar basis, lalu gunakan pertanyaan Sokrates untuk membantu mereka menemukan solusi yang lebih baik. (okezone.com/Desy)