oleh

5 Gejala Gula Darah Anda Tinggi

PortalMadura.Com – Gula dalam darah manusia berperan sebagai bahan bakar untuk menggerakkan sel di dalam tubuh. Untuk itu, memerhatikan gula darah agar tetap normal memang penting dilakukan agar tidak terjadi gangguan di dalam tubuh.

Selain itu, gula darah yang sehat dapat terbentuk dari perubahan gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat serta berolahraga. Sebab, bila menerapkan gaya hidup tidak sehat, gula darah dapat memengaruhi tubuh dengan beberapa cara. Apa saja?.

Berikut lima gejala gula darah Anda tinggi, seperti dikutip PortalMadura.Com, Rabu (12/2/2020) dari laman Liputan6.com:

Banyak Minum dan Sering Buang Air Kecil

Ketika terlalu banyak gula yang bersirkulasi di dalam darah, tubuh berupaya untuk menghilangkannya. Hal ini bisa membuat Anda benar-benar haus karena mengalami dehidrasi. Bahkan, beberapa orang menjadi merasa sangat lapar karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan gula yang mereka butuhkan sebagai sumber bahan bakarnya.

Merasa Lelah Sepanjang Waktu

Jika sel-sel tubuh tidak mendapatkan glukosa, mereka akan kekurangan energi. Hal itu dapat membuat Anda merasa lelah. Ditambah lagi, dengan meningkatnya rasa haus, Anda lebih sering membuang air kecil, termasuk pada malam hari. Oleh karena itu, waktu tidur Anda terganggu.

Baca Juga: Rutin Konsumsi Jambu bisa Bantu Kontrol Kadar Gula Darah

Kaki Terinfeksi

Orang dengan gula darah yang tinggi dapat kehilangan sensitivitas di kaki mereka, dari ujung jari kaki hingga tumit. Jika terjadi cedera pada kaki Anda itu bisa menjadi masalah yang lebih besar.

“Gula memberi makan luka, itu membuatnya lebih bernanah,” kata pendidik diabetes dan ahli diet di Waynesville, Amerika Serikat, Joanne Rinker.

Oleh karena itu, Anda harus mengontrol gula darah agar tetap stabil.

Mengganggu Kinerja Usus

Saraf yang mengontrol fungsi internal tubuh, seperti pencernaan, juga rentan terhadap kadar gula darah yang tinggi. Gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gastroparesis, yaitu suatu kondisi di mana makanan di perut bergerak perlahan ke usus kecil atau berhenti bergerak.

Ahli endokrinologi dan direktur University of Alabama, Amerika Serikat, Fernando Ovalle, MD, mengatakan bahwa hal ini dapat diikuti dengan rasa mual, muntah, kembung, dan dapat menimbulkan rasa sakit pada perut sehingga dapat memperburuk masalah pengendalian glukosa darah.

Dokter Ovalle juga menambahkan, bahwa jika usus tidak bergerak dengan benar, penyerapan nutrisi dari usus dan glukosa darah Anda menjadi sangat tidak menentu.

Mengalami Masalah Bercinta

Saraf yang rusak akibat gula darah yang tinggi juga dapat memengaruhi kehidupan seksual pada pria ataupun wanita. Pada pria dapat mengalami disfungsi ereksi ketika aliran darah ke penis terganggu. Pria dengan gula darah yang tinggi juga cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas.

Sedangkan bagi wanita, gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kekeringan pada vagina yang dapat membuat hubungan seksual terasa menyakitkan. Selain itu, mereka juga dapat kehilangan sensasi di area vagina sehingga mengganggu kemampuan mereka untuk mencapai orgasme.

Rewriter : Salimah
Sumber : liputan6.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE