oleh

54 Anggota KPPS Meninggal Dunia dalam Penyelenggaraan Pemilu

PortalMadura.Com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencatat 54 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Selain itu, KPU juga mencatat 32 anggota KPPS lainnya sakit hingga Minggu kemarin.

“Data terus di-update, sebagian besar karena kelelahan dan kecelakaan,” ujar Komisioner KPU RI Viryan Aziz di Jakarta, Senin.

“Sedih sekali melihat teman-teman kami berguguran. Mereka Pahlawan Pemilu Indonesia 2019,” lanjut dia.

Viryan berharap para penyelenggara Pemilu mendapatkan layanan kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan atau Pemerintah Daerah setempat.

Apalagi, dia melanjutkan, proses rekapitulasi suara masih terus berlangsung hingga saat ini.

KPU akan mengevaluasi kasus-kasus anggota KPPS yang meninggal dunia, termasuk opsi untuk memberi santunan.

Loading...

Selain anggota KPPS, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat 15 anggotanya gugur dalam menjalankan tugas mengamankan Pemilu.

Anggota yang gugur berada di berbagai daerah antara lain Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Polri memberikan kenaikan pangkat, santunan, dan perpanjangan gaji bagi anggotanya yang gugur dalam mengamankan Pemilu. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (22/4/2019).

“Kami sangat berduka dengan kehilangan 15 anggota Polri yang gugur dalam melaksanakan tugas,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo.

Pemilu 2019 merupakan kali pertama pemilihan Presiden-Wakil Presiden, Calon Legislatif untuk DPR, DPRD tingkat Provinsi, DPRD tingkat Kabupaten/Kota, dan DPD digelar secara serentak dalam satu hari.

Sebanyak 192 juta warga Negara Indonesia tercatat sebagai pemilih di 809.699 Tempat Pemungutan Suara (TPS).


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar