oleh

6 Alasan Harga Parfum Terbilang Mahal

PortalMadura.Com – Ada berbagai macam jenis wewangian yang mungkin tidak semua orang mengetahuinya. Mulai dari Eau de Toilette, Eau de Perfume, Eau de Cologne, hingga Perfume. Dari jenis-jenis tersebut, wewangian yang harganya paling mahal adalah perfume.

Kendati demikian, ada juga beberapa wewangian dengan harga terjangkau seperti body mist. Namun, harga perfume atau parfum satu kemasan kecil saja bisa dijual dengan harga di atas Rp 150.000. Bahkan, ada yang dihargai jutaan rupiah setiap botolnya. Lantas, mengapa harganya begitu mahal?.

Berikut ini enam alasan harga parfum begitu mahal, melansir dari Merdeka.com, Jumat (20/9/2019):

Konsentrasi Wewangian Tertinggi

Dibandingkan wewangian jenis lain, parfum memiliki tingkat konsentrasi ekstrak pengharum paling tinggi. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin kuat dan tahan lama aroma parfumnya. Karena itulah, harganya juga lebih menguras kantung. Biasanya, parfum dari luxury brand menggunakan minyak esensial murni.

Bahan Baku yang Digunakan

Bahan baku menjadi faktor utama yang dapat menentukan mahal murahnya harga sebuah parfum. Wewangian yang digunakan di dalam satu parfum terdiri dari top notes, heart atau middle notes, dan base notes. Masing-masing menciptakan impresi aroma yang berbeda dari waktu ke waktu. Top notes saja bisa terdiri dari campuran beberapa jenis aroma yang berbeda.

Terkadang ada jenis bahan baku aroma yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Apalagi jika bahan baku tersebut termasuk jenis yang langka, sehingga lebih sulit untuk didapatkan atau lebih sulit diolah menjadi minyak esensial.

Proses produksi yang Menghabiskan Sumber Daya Lebih Banyak

Proses produksi bahan baku juga dapat memengaruhi harga parfum. Ada beberapa bahan baku yang memerlukan beberapa tahap pengolahan atau waktu pengolahan yang lebih lama. Misalnya, ambergris yang berasal dari usus paus atau bunga mawar dengan waktu panen yang cukup singkat dan harus langsung disuling setelah selesai dipetik. Sementara bahan seperti oud membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diolah.

Loading...

Baca Juga: Amazing, Ini 8 Jenis Minyak Esensial yang Bisa Digunakan Sebagai Parfum

Eksklusivitas Kemasan

Packaging atau kemasan produk juga menjadi salah satu faktor yang membuat parfum menjadi mahal. Parfum berharga mahal cenderung memiliki kemasan yang lebih bagus. Mulai dari botol kaca hingga desain yang digunakan. Banyak juga beauty brand yang menggunakan emas dan kristal sebagai bahan botol parfumnya. Tidak heran, bila parfum sering kali dianggap barang mewah.

Biaya Penelitian dan Pengembangan

Proses penelitian dan pengembangan parfum hampir sama dengan proses produksi yang juga membutuhkan usaha yang besar. Terutama dari segi waktu dan biaya yang jumlahnya tidak sedikit.

Umumnya, brand parfum sudah lebih dulu melakukan uji coba berulang kali menggunakan bahan baku yang akan digunakan. Setelah itu, mereka juga harus mengembangkan produknya hingga mencapai tingkatan yang ‘baik dan aman’ untuk digunakan serta dipasarkan. Contoh dari kasus seperti itu, yaitu Givenchy yang meminta Meilland International untuk menyilangkan varietas mawar baru buat parfum teranyar mereka. Hasilnya adalah parfum Very Irresistable yang rilis pada tahun 2003.

Eksklusivitas Brand

Alasan terakhir yang menentukan harga sebotol parfum adalah berhasil atau tidaknya brand parfum untuk memasarkan produk mereka dengan citra eksklusif. Kampanye iklan besar-besaran dengan model selebriti papan atas merupakan langkah yang umum diambil brand parfum untuk mengiklankan produk mereka.

Itulah alasan-alasan sederhana mengapa wewangian jenis parfum punya harga mahal daripada produk wewangian lainnya. Apalagi, jika dibandingkan dengan body cologne dan body mist yang bisa didapatkan di gerai-gerai minimarket, Anda tentu sudah menyadari perbedaan tersebut.


Rewriter : Salimah
Sumber : merdeka.com
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar