oleh

7 Bahaya saat Meninggalkan Anak Sendirian di Dalam Mobil

PortalMadura.Com – Orangtua memang ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hatinya. Disisi lain, orangtua sering mengusahakan berbagai hal supaya tidak kerepotan akibat ulah si kecil. Nah, dengan dalih tak ingin repot, seringkali orang tua meninggalkan anak sendirian di mobil untuk sekedar mengisi bahan bakar ataupun berbelanja.

Mungkin, sekilas hal tersebut tidaklah masalah. Namun, tahukah Anda dampak terburuknya adalah keselamatan anak itu sendiri. Ternyata, meski hanya sebentar, hal tersebut tidak boleh dilakukan lho. Pasalnya, ada banyak risiko yang dapat terjadi jika Mama meninggalkan anak sendirian di dalam mobil.

Meskipun Anda sudah memberi peringatan pada anak dan ia sudah cukup besar untuk memahaminya, sebaiknya hal tersebut tetap tidak dilakukan. Bagaimanapun, anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan tidak terduga.

Seperti dilansir PortalMadura.Com dikutip dari popmama.com, berikut ini ada beberapa risiko saat Anda meningglkan anak di dalam Mobil.

Membuat Mobil Berjalan secara Tidak Sengaja
Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi apalagi di mobil ada banyak benda yang memicu rasa ingin tahu mereka, seperti pedal gas, rem tangan, dan lain-lain. Nah, jika anak memainkan benda tersebut, bukan tidak mungkin mobil dapat berjalan sendiri dan menabrak sesuatu.

Terjepit Jendela Mobil
Selain pedal gas dan rem tangan, benda yang juga memicu rasa ingin tahu anak adalah tombol jendela. Ia bisa saja memainkan tombol tersebut dan menganggapnya menyenangkan.

Namun, Anda harus waspada. Jika tidak diawasi orang dewasa, anak berisiko terjepit jendela saat ia menutupnya lho. Mungkin tidak akan terlalu parah jika tangan anak yang terjepit. Namun, bagaimana jika yang terjepit adalah leher anak?

Terkunci dalam Mobil
Saat anak berada sendirian di dalam mobil tanpa pengawasan orangtua, ia juga bisa memainkan kunci pintu lho. Alhasil, bisa saja ia terkunci di dalam mobil. Jika Anda meninggalkan kunci di dalam mobil, tentu hal ini akan membuat Anda panik.

Baca Juga: Dua Pemuda Ini Ditangkap Polisi, Kasusnya Terungkap dari Botol Bekas Suplemen

Namun, Anda tetap tenang ya? Anda bisa memberikan instruksi agar anak membuka kunci pintu dari dalam. Jika anak belum cukup dewasa untuk memahami instruksi Anda, segera minta bantuan orang lain untuk membuka pintu secara paksa.

Heat Stroke Akibat Panas Matahari
Jangan pernah meninggalkan anak di dalam mobil walaupun sebentar. Apalagi, jika mobil parkir di bawah sinar matahari langsung. Pasalnya, suhu di dalam mobil akan lebih cepat meningkat dan berisiko menimbulkan heat stroke pada anak.

Perlu Anda ketahui, suhu tubuh anak dapat meningkat 3-5 kali lebih cepat daripada orang dewasa. Kemampuan mendinginkan tubuh mereka pun belum sempurna layaknya orang dewasa. Heat stroke adalah kondisi yang patut diwaspadai. Ia bisa membuat anak pusing, kejang-kejang, stroke, hingga kematian. Bahkan, meski Anda sudah membuat celah dengan membuka jendela, heat stroke masih berisiko terjadi lho!

Keracunan Karbon Monoksida
Bahaya lain yang mengintai apabila Anda meninggalkan anak sendirian di dalam mobil adalah keracunan gas karbon monoksida. Gas tersebut dapat berkumpul di dalam mobil jika sistem pembuangan mobil tidak berfungsi dengan baik.

Saat mobil berada dalam keadaan tertutup, gas karbon monoksida pun tidak bisa keluar dan meracuni anak yang berada di dalam mobil. Umumnya, efek keracunan gas monoksida tidak akan langsung muncul. Ia akan menyebabkan korbannya mengantuk dan lemas secara perlahan hingga berakibat fatal.

Berpotensi Mengundang Tindak Kriminal
Apakah Anda masih mengingat ungkapan, “Kejahatan terjadi karena ada kesempatan”? Oleh karena itu, jangan ciptakan kesempatan tersebut dengan meninggalkan anak sendirian di dalam mobil. Kondisi tanpa pengawasan orang dewasa tersebut dapat mengundang tindak kriminal yang tidak diinginkan, seperti perampokan bahkan penculikan. Bukan tidak mungkin ada oknum tertentu yang kehilangan akal sehat dan membahayakan anak-anak.

Risiko-risiko Lainnya
Meski Anda sudah melakukan tindakan preventif untuk meminimalisir risiko-risiko yang disebutkan di atas, bukan berarti Anda boleh meninggalkan anak sendirian di dalam mobil. Pasalnya, selalu ada risiko tidak terduga yang dapat terjadi.

Oleh karena itu, selalu berhati-hati ya. Jangan tinggalkan anak sendirian di dalam mobil tanpa pengawasan orang dewasa meski hanya sebentar. Itulah bahaya dari meninggalkan anak sendirian di dalam mobil. Selalu awasi anak agar tidak ada penyesalanan nantinya.

Rewriter: Nurul Hijriyah
Editor : Nurul Hijriyah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE