oleh

7 Negara Siap Hadir, Akhir Oktober Petinggi Keraton Nusantara Bakal Kumpul di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) akan menyelenggarakan Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) kelima di tahun 2018.

Rangkaian festival tersebut dijadwalkan digelar pada akhir bulan Oktober, yakni tanggal 27-28 di Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Sementara, baru tujuh negara yang sudah menyatakan siap hadir,” kata Sekretaris Jendral FSKN, Hj. RA Yani S Kuswodidjoyo, saat menghadiri kirab pengembalian Pusaka Keraton Sumenep, Senin (17/9/2018).

Baca : Kirab Pusaka Keraton Sumenep Dipimpin Sesepuh Empu Aeng Tongtong

Ketujuh negara itu, antara lain, India, Malaysia, Fiilipina, Pakistan, Brunei Darussalam. “Bahkan, ada yang menawarkan hadir dari Eropa, tapi kita masih perlu izin terdahulu,” sambungnya.

Mereka akan bersama-sama berkumpul di Sumenep dengan para petinggi keraton di Indonesia. Ada 58 keraton yang tersebar di bumi nusantara ini.

Pihaknya menyampaikan, bahwa sebagian sudah menyatakan siap hadir bersama tim kirab keraton masing-masing.

“Ada tujuh keraton yang siap hadir bersama tim kirab. Dalam satu tim itu, berkisar 200-an orang,” jelasnya.

Tidak menutup kemungkinan, tim kirab dari masing-masing keraton terus akan bertambah, karena pihaknya menargetkan peserta festival tersebut mencapai hingga 10 ribu orang.

“Jumlah peserta ini tentu berkaitan dengan kebutuhan penginapan. Hari ini kita mapping dengan pemerintah daerah Sumenep,” ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep selaku tuan rumah dan FSKN selaku penyelenggara sudah siap menggelar acara tersebut.

Persiapannya sudah mencapai 90 persen. Tinggal hal-hal teknis di lapangan yang perlu dikoordinasikan. “Intinya, kita sudah siap menyelenggarakan FKMA ini,” ujarnya.

Koordinasi dengan pihak istana tentang kepastian kehadiran Presiden RI pada acara tersebut juga sudah dilakukan.

“Insya Allah hadir, karena penentuan waktu itu juga dari beliau (Presiden, red). Apakah pada saat pembukaan atau penutupan kita tidak tahu. Tahun kemarin di Cirebon malah hadir pada saat penutupan,” jelasnya.

Sementara, pada kesempatan berbeda, Pangeran Raja Arief Adipati Natadiningrat, Sultan Sepuh Cirebon yang juga sebagai Ketua FSKN menyebutkan, penyelenggaraan Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) kelima ini lebih menonjol ke industri pariwisata.

Hal tersebut dalam upaya mempromosikan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. (Hartono)