oleh

8 Kecamatan di Sumenep ‘Lalai’ Tebus Raskin

PortalMadura.Com, Sumenep – Sedikitnya delapan Kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinyatakan lemah dalam penebusan raskin. Diantaranya, Kecamatan Batu Putih, Batang-Batang, Batuan, Gapura, Lenteng, Pasongsongan, Arjasa, dan Kangayan.

“Sedangkan 19 kecamatan lainnya, melakukan penebusan meski tidak mencapai 100 persen,” kata Kepala Sub Bagian Sarana Perekonomian Pemkab Sumenep, Wedi Sunarto, Jum’at (6/6/2014).

Menurutnya, sejak bulan Maret 2014, delapan Kecamatan itu tingkat penebusannya nol persen, bahkan jatah raskin percepatan di Bulan November dan Desember 2013 masih tersisa.

“Hasil evaluasi rendahnya tingkat penebusan raskin di delapan kecamatan itu karena kesulitan dalam biaya penebusan,” paparnya.

Loading...

Wedi memaparkan, Bagian Perekonomian telah mengirim susat ke tim raskin kekecamatan yang dinilai lemah penebusannya. Dalam surat tersebut, pihak kecamatan agar segera menebus dengan system Modal Jaminan (MJ) atau membayar satu minggu setelah beras tersebut ditebus.

“Kami sudah mengirimkan surat kepada kecamatan-kecamatan agar segera menebus raskin dengan sistem MJ,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan, sesuai data realisasi raskin yang dikirim Bulog ke bagian Perekonomian, total tunggakan raskin yang belum ditebus hingga 31 Mei mencapai 4.499 ton sejak Januari dengan alokasi raskin 1.745 ton per bulan.

“Tingkat tunggakan yang paling tinggi yakni di bulan April sebesar 1.569 ton lebih dan Mei 1.683 ton lebih, sedangkan sisa raskin dibulan November 2013 sebanyak 889 ton dan Desember  1.274 ton,” pungkasnya. (arif/htn)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar