PortalMadura.Com, Sumenep – Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) menggelar aksi ke kantor bupati setempat.
Mereka menuding bupati ‘ciut’ dengan penambangan galian C Ilegal. “Selama tidak mengindahkan seruan ini, akan terjadi gelombang gerakan besar,” ujar Maksudi, saat berorasi di depan Kantor Bupati Sumenep Jl. Dr. Cipto Kota Sumenep, Rabu (16/2/2022).
Mahasiswa menggelar aksi terkait maraknya galian C di Sumenep. “Adanya penambangan galian C di Sumenep ini dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.
Menurut peserta aksi, ada 220 tambang galian C ilegal di Sumenep yang terus beroperasi tanpa ada tindakan dari pemerintah daerah.
Mereka menagih janji bupati yang pernah disampaikan pada aktivis mahasiswa beberapa waktu lalu bahwa bupati akan menuntaskan tambang galian C ilegal.
Namun, kata dia, sampai saat ini belum ada tindakan. “Jika bupati tetap seperti ini, perlu dipertanyakan jargon Sumenep melayani,” katanya.
Aksi yang berlangsung damai itu, mendapat pengawalan dari Satpol PP setempat.(*)