PortalMadura.com– Aktris multitalenta Aurelie Moeremans mengguncang dunia hiburan Tanah Air dengan peluncuran buku memoar berjudul *Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth*. Dirilis akhir 2025 dan dibuka pre-order versi cetaknya sejak 13 Januari 2026, karya ini menjadi pengakuan jujur tentang pengalaman traumatisnya sejak remaja, termasuk menjadi korban *grooming* oleh pria yang jauh lebih tua.
Dalam memoar tersebut, Aurelie menulis dari sudut pandang korban, menceritakan masa mudanya yang “tercuri” sejak usia 15 tahun. Buku ini tersedia gratis dalam format e-book berbahasa Indonesia dan Inggris, sementara versi cetak dipasarkan melalui akun Instagram penerbit @oharabooks. Tujuannya bukan hanya menyembuhkan diri, tetapi juga memberi suara bagi korban kekerasan dalam relasi lainnya.
Lahir di Brussel, Belgia, pada 8 Agustus 1993, Aurelie memulai karier di industri hiburan Indonesia setelah mengikuti ajang pencarian bakat saat remaja. Ia dikenal luas lewat sederet sinetron seperti *Cinta Putri* (2009), *Putri yang Ditukar* (2011), hingga *Kitab Kencan* (2023), serta film-film seperti *Jinx* (2010) dan *Story of Kale* (2020). Di luar akting, ia juga aktif sebagai penyanyi dengan lagu-lagu seperti “Gema” (2019) dan “5:33” (2023).
Kehidupan pribadinya kini jauh lebih tenang. Ia menikah dengan Tyler Bigenho pada 30 Desember 2024 dalam resepsi intim di Amerika Serikat. Pasangan ini kini tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka—seorang putra—yang diumumkan lewat unggahan gender reveal di media sosial awal Januari 2026.
Keberanian Aurelie membuka luka lama mendapat respons hangat dari publik. Banyak warganet menyebut karyanya sebagai langkah penting dalam memecah stigma seputar kekerasan emosional dan eksploitasi terhadap remaja perempuan. Melalui *Broken Strings*, Aurelie tidak hanya menulis kisah pribadi, tapi juga menawarkan ruang aman untuk dialog, edukasi, dan pemulihan.

