PortalMadura.com–Di tengah kesibukan rutinitas kantor yang padat, model rambut bondol atau sanggul praktis kini menjadi pilihan utama wanita profesional Indonesia. Berdasarkan survei Asosiasi Penata Rambut Indonesia (APRI) pada Januari 2026, 68% wanita karier di Jakarta, Surabaya, dan Bandung memilih gaya rambut bondol untuk aktivitas harian karena kombinasi kepraktisan, kenyamanan, dan kesan profesional yang konsisten.
Perlu diklarifikasi: dalam konteks kecantikan Indonesia, “rambut bondol” untuk wanita merujuk pada gaya sanggul atau updo (rambut diikat ke atas), BUKAN potongan rambut pendek seperti bob atau pixie cut yang sering disalahartikan di media sosial. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa “bondhol” yang berarti mengikat atau menggulung rambut.
“Model rambut bondol yang tepat bisa meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menghindari rambut mengganggu saat rapat atau bekerja di depan komputer,” ujar Dian Sastrowardoyo, penata rambut senior dari Salon Lumina Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Berikut 8 model rambut bondol profesional yang sedang tren di kalangan wanita karier Indonesia awal 2026:
1. Sleek Low Bun Sanggul rendah yang diikat rapi di tengkuk dengan permukaan halus tanpa anak rambut berlebihan. Cocok untuk presentasi formal atau pertemuan klien karena memberikan kesan elegan dan terkendali. Gunakan hair gel tipis dan sisir bergigi rapat untuk hasil maksimal.
2. Twisted Rope Bun Dua bagian rambut dikepang tali (rope twist) lalu digulung menjadi sanggul di belakang kepala. Model ini memberikan dimensi visual menarik tanpa terlihat berlebihan, ideal untuk wanita dengan rambut medium hingga panjang.
3. Messy Top Knot Sanggul tinggi dengan kesan “berantakan terkendali” yang justru terlihat stylish dan modern. Cocok untuk lingkungan kerja kreatif seperti advertising, startup, atau industri fashion yang menghargai ekspresi personal.
4. Braided Chignon Kepang Prancis halus di sepanjang garis rambut depan lalu disatukan dengan sanggul rendah di belakang. Memberikan kesan sophisticated yang sempurna untuk acara resmi kantor atau dinner bisnis.
5. Half-Up Bun Setengah bagian atas rambut diikat menjadi sanggul kecil, sementara bagian bawah dibiarkan tergerai. Model ini menyeimbangkan profesionalisme dengan sentuhan feminin, cocok untuk wanita yang ingin tampil rapi namun tidak terlalu kaku.
6. Pin-Tucked Bun Sanggul minimalis yang dibentuk dengan menyematkan bagian-bagian rambut menggunakan jepit rambut dekoratif. Memberikan kesan rapi dengan detail elegan, ideal untuk wanita berambut tipis yang ingin menciptakan ilusi volume.
7. Low Twisted Bun Rambut diputar (twist) per bagian lalu digulung menjadi sanggul rendah yang kokoh. Model ini tahan seharian penuh tanpa perlu disanggul ulang—cocok untuk wanita yang sering berpindah lokasi kerja atau memiliki jadwal padat.
8. French Twist Gaya klasik yang tak lekang waktu: rambut disisir ke belakang lalu dilipat vertikal menempel di kepala dan dijepit rapi. Memberikan siluet elegan yang sempurna untuk pertemuan dewan direksi atau acara corporate formal.
Tips Perawatan Model Rambut Bondol Dian menyarankan agar wanita karier menggunakan hair serum sebelum di-sanggul untuk melindungi rambut dari gesekan jepit dan karet. “Hindari mengikat terlalu kencang setiap hari karena bisa menyebabkan traction alopecia atau kerontokan akibat tarikan berulang,” tambahnya.
Untuk hasil tahan lama, semprotkan light hold hairspray setelah menyelesaikan sanggul. Wanita dengan rambut berminyak disarankan mencuci rambut sehari sebelumnya agar tekstur lebih mudah diatur menjadi bondol rapi.
Dengan waktu pembuatan rata-rata 3-5 menit setelah berlatih, model rambut bondol terbukti menjadi solusi praktis bagi wanita karier modern yang ingin tampil profesional tanpa mengorbankan kenyamanan sepanjang hari kerja. Salon kecantikan di kawasan perkantoran melaporkan peningkatan 45% permintaan styling sanggul harian sejak awal 2026, menandakan tren ini akan bertahan sepanjang tahun.





