PortalMadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalokasikan dana sebesar Rp 1,1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program mudik gratis Lebaran 2026. Program ini membiayai tiket penumpang melalui jalur darat dan laut, khususnya bagi perantau asal Sumenep yang berada di Jakarta dan sekitarnya.
Rincian Anggaran dan Moda Transportasi
Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Acmad Zulkarnaen, menjelaskan rincian alokasi dana tersebut. Sebanyak Rp 260 juta dialokasikan untuk transportasi darat, sementara Rp 860 juta difokuskan untuk transportasi laut menuju wilayah kepulauan.
“Betul, untuk transport darat dan untuk sewa kapal. Bayar tiket. Jumlah pasti kuota peserta satu bus ada 45 kursi, kalikan saja jumlahnya,” ujar Zulkarnaen di Sumenep, Rabu (4/3/2026).
Rute dan Armada yang Disiapkan
Untuk mudik gratis jalur darat, Pemkab Sumenep menyiapkan rute Jakarta-Sumenep menggunakan bus. Sebanyak delapan armada bus dengan kapasitas masing-masing 45 kursi telah disiapkan untuk mengangkut pemudik.
Sementara itu, untuk jalur laut, pemerintah daerah menyiapkan empat kapal yang melayani rute ke wilayah kepulauan. Keempat kapal tersebut adalah Dharma Kartika, Citra Dharma, DBS 3, dan Sabuk Nusantara.
“Bukan sewa kapal, tapi sistemnya beli tiket. Tiket penumpang, Pemkab yang bayar ke pihak kapal,” tambah Zulkarnaen.
Kuota Peserta dan Kemungkinan Penambahan
Hingga saat ini, kuota awal yang disiapkan Pemkab Sumenep adalah delapan bus darat dan empat kapal laut. Namun, Zulkarnaen belum dapat memastikan apakah akan ada penambahan armada menjelang hari-H pelaksanaan.
“Sementara itu dulu yang kami catat. Mungkin ada penambahan dari Pemprov,” jelasnya. Penambahan kuota akan disesuaikan dengan antusiasme masyarakat dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Tujuan Program: Meringankan Beban Ekonomi dan Keamanan Perjalanan
Program mudik gratis ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, meringankan beban ekonomi perantau Sumenep yang ingin pulang kampung saat Lebaran. Kedua, mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan risiko kecelakaan akibat kelelahan selama perjalanan jauh.
“Mari manfaatkan mudik gratis untuk ‘nambhai kerrong’ kepada kerabat dan handai tolan,” harap Zulkarnaen, mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini untuk silaturahmi dengan keluarga.
Informasi Pendaftaran dan Kontak
Masyarakat yang tertarik mengikuti program mudik gratis Pemkab Sumenep dapat memantau informasi pendaftaran melalui kanal resmi Disperkimhub Sumenep atau situs web pemerintah daerah. Persyaratan dan mekanisme pendaftaran akan diumumkan lebih lanjut menjelang pelaksanaan.
Program ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Sumenep dalam melayani warganya, khususnya para perantau yang berkontribusi bagi pembangunan daerah. Dengan dukungan transportasi yang aman dan nyaman, diharapkan pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan bahagia.





