PortalMadura.com – Setelah mencatatkan performa impresif dengan kenaikan lebih dari 25% sepanjang bulan Maret, laju penguatan Pi Network (PI) kini mulai menghadapi tantangan serius. Data pasar terbaru menunjukkan adanya potensi tekanan jual yang dipicu oleh aksi ambil untung (profit-taking) para investor setelah reli harga beberapa hari terakhir.
Berdasarkan data perdagangan Selasa (10/3), Pi Network sempat menguat 2%, menyambung tren positif 3% pada hari sebelumnya. Namun, pemulihan ini dinilai masih kekurangan momentum kuat pasca koreksi tajam 10% yang terjadi pada akhir pekan lalu.
Tekanan Pasokan di Bursa Meningkat
Berdasarkan data dari Santiment dan laporan FXStreet per 11 Maret 2026, volume pembicaraan sosial seputar Pi Network melonjak drastis. Dominasi sosial PI mencapai angka 0,012%, yang seringkali menjadi indikator bahwa minat ritel sedang berada di titik puncak lokal.
Namun, lonjakan diskusi ini dibarengi dengan tren yang perlu diwaspadai: besarnya arus masuk token ke bursa. Tercatat setoran sebesar 3,91 juta token PI ke berbagai Centralized Exchanges (CEX) dalam 24 jam terakhir. Jumlah ini menambah total pasokan yang siap jual setelah sebelumnya tercatat masuk sebanyak 3,34 juta token pada hari Senin.
“Lonjakan cadangan token di bursa mencerminkan peningkatan tekanan pasokan yang tersedia. Hal ini memperbesar risiko terbentuknya puncak harga lokal karena investor cenderung bersiap melakukan aksi jual,” tulis laporan riset pasar tersebut.
Analisis Teknikal: Menanti Sinyal ‘Golden Cross’
Secara teknikal, Pi Network saat ini diperdagangkan di atas level psikologis $0,2200 dengan bias jangka pendek yang cenderung bullish moderat. Para analis memantau beberapa level kunci untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya:
- Resistansi Utama: Target terdekat berada pada puncak Sabtu lalu di $0,2396. Jika berhasil menembus level ini, harga berpotensi mengejar 200-day Exponential Moving Average (EMA) di level $0,2847.
- Potensi Golden Cross: Indikator EMA menunjukkan perbaikan, di mana 50-day EMA mulai bergerak naik mendekati 100-day EMA. Jika kedua garis ini bersilangan, sinyal tren kenaikan jangka panjang akan semakin kuat.
- Level Support: Jika aksi profit-taking berlanjut, dukungan krusial berada di 100-day EMA pada level $0,1977.
Indikator Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di angka 66, menunjukkan tekanan beli yang masih ada namun mulai mendingin setelah sempat menyentuh zona overbought. Sementara itu, indikator MACD masih bertahan di area positif, menandakan momentum bullish yang mulai melambat atau termoderasi.
Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi yang menyertai aset kripto. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca dengan mempertimbangkan riset mandiri dan manajemen risiko yang ketat.
*Disclaimer: Konten ini bertujuan untuk memberikan informasi, bukan rekomendasi investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.







