PortalMadura.com – Apple dikabarkan telah menemukan solusi untuk masalah terbesar pada ponsel lipat: kerutan layar. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa raksasa teknologi ini akan menggunakan teknologi perekat mutakhir untuk memastikan iPhone Fold (yang kemungkinan disebut iPhone Ultra) memiliki layar yang benar-benar mulus.
Rumor mengenai iPhone lipat sebenarnya telah beredar sejak 2015. Namun, Apple dikenal sangat berhati-hati dan enggan merilis perangkat yang masih memiliki deformasi visual pada titik lipatan, masalah yang hingga kini masih menghantui kompetitor utamanya.
Teknologi Lem “Ajaib” di Balik Layar Mulus
Berdasarkan laporan dari Trendforce yang dikutip oleh 9to5Mac pada Selasa (14/04/2026), kunci utama dari inovasi ini bukanlah pada material kacanya, melainkan pada penggunaan lem berteknologi tinggi yang disebut Optically Clear Adhesive (OCA).
Berbeda dengan perekat biasa, OCA memiliki karakteristik mikro-fluida yang memungkinkannya tetap cukup cair untuk mengisi celah mikroskopis yang biasanya terbentuk akibat tekanan lipatan. Hal ini tidak hanya meminimalkan penyebaran cahaya yang membuat kerutan terlihat, tetapi juga membantu mendistribusikan tegangan mekanis saat ponsel dibuka-tutup.
“Desain ketebalan variabel yang dikombinasikan dengan penguatan kimia memungkinkan area pelipatan menjadi lebih tipis secara lokal untuk meningkatkan fleksibilitas, sementara area non-lipat tetap tebal untuk ketahanan benturan,” tulis laporan Trendforce tersebut.
Spesifikasi: Layar Besar Rasa iPad
Untuk urusan visual, iPhone Ultra rumornya akan mengusung layar utama berukuran 7,8 inci yang diproduksi oleh Samsung Display. Menariknya, Apple dilaporkan sempat menolak berbagai sampel dari Samsung sebelum akhirnya menyetujui desain dengan rasio aspek 4:3, yang memberikan pengalaman penggunaan mirip dengan iPad Mini.
Selain teknologi lem OCA, perangkat ini diprediksi akan menggunakan engsel “logam cair” (liquid metal) untuk memberikan struktur pendukung yang lebih kokoh namun tetap ringan.
Prediksi Harga dan Tanggal Rilis
Meskipun ada perdebatan mengenai waktu peluncurannya, spekulasi terkuat mengarah pada ajang tahunan Apple di bulan September 2026, bersamaan dengan jajaran iPhone 18. Namun, beberapa analis juga melihat kemungkinan peluncuran pada Desember 2026.
Terkait harga, konsumen sebaiknya bersiap merogoh kocek lebih dalam. Sebagai perangkat premium pertama di kelasnya, iPhone Fold diprediksi akan dibanderol mulai dari $2.000 hingga $2.399 (sekitar Rp32 juta hingga Rp38 juta).
Meski harganya tergolong tinggi, Trendforce memprediksi Apple akan langsung menguasai 20% pangsa pasar ponsel lipat global segera setelah perangkat ini resmi dilepas ke pasaran.





