Saham BBRI Anjlok Tajam Pagi Ini, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Avatar of PortalMadura.com
Saham BBRI Anjlok Tajam Pagi Ini, Ternyata Ini Penyebab Utamanya
Saham BBRI Anjlok Tajam Pagi Ini, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

<p><strong> PortalMadura.com</strong> – Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami koreksi cukup dalam pada pembukaan perdagangan sesi I, Selasa (21/4/2026). Melemahnya harga saham bank pelat merah ini terjadi tepat saat memasuki fase <em>ex-date</em> dividen final tahun buku 2025.</p>

 

<p>Berdasarkan data pasar pada pukul 09.17 WIB, saham BBRI terpantau anjlok hingga 4,65% ke level Rp 3.280 per lembar saham. Aktivitas perdagangan tergolong sangat masif dengan volume mencapai 128,9 juta saham dan nilai transaksi menembus Rp 421,53 miliar dalam hitungan menit sejak pasar dibuka.</p>

 

<h3>Efek Dividen Trap?</h3>

<p>Penurunan tajam ini dinilai wajar oleh para analis karena bertepatan dengan <em>ex-date</em> atau tanggal di mana pemegang saham sudah tidak lagi memiliki hak atas dividen. Sehari sebelumnya, Senin (20/4/2026), merupakan masa <em>cum-date</em>, di mana saham BBRI sempat ditutup menguat tipis 0,29% di level Rp 3.440.</p>

 

<p>Meskipun harga sempat naik saat <em>cum-date</em>, investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih (<em>net sell</em>) senilai Rp 141,38 miliar di pasar reguler.</p>

 

<h3>Rincian Dividen BBRI Tahun Buku 2025</h3>

<p>Sebagai informasi, BRI telah menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai yang fantastis, yakni Rp 31,47 triliun. Jumlah ini setara dengan Rp 209 per lembar saham.</p>

 

<p>Jika merujuk pada harga penutupan saat <em>cum-date</em> kemarin, maka <em>dividend yield</em> atau tingkat pengembalian dividen BBRI berada di angka 6,07%.</p>

 

<p>Bagi investor yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) per 22 April 2024, mereka berhak menerima kucuran dividen tersebut. Adapun proses pembayaran dividen dijadwalkan akan dilakukan secara serentak pada tanggal 8 Mei 2026 mendatang.</p>

 

<p>Penurunan harga pasca <em>cum-date</em> merupakan fenomena umum di pasar modal yang sering disebut sebagai <em>dividend trap</em>, di mana harga saham cenderung terkoreksi sebesar nilai dividen yang dibagikan atau bahkan lebih.</p>

 

<p>Dapatkan pembaruan berita ekonomi dan pasar modal terkini hanya di <strong>portalmadura.com</strong>.</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses