IHSG Memerah di Sesi I, 6 Saham Ini Malah Melejit hingga Terkena ARA

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Memerah di Sesi I, 6 Saham Ini Malah Melejit hingga Terkena ARA
IHSG Memerah di Sesi I, 6 Saham Ini Malah Melejit hingga Terkena ARA

PortalMadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan koreksi pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (22/4/2026). Meskipun indeks bergerak di zona merah, sejumlah saham justru menunjukkan performa gemilang dengan mencetak kenaikan signifikan hingga menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 15,01 poin atau sekitar 0,2% ke posisi 7.544,36. Sepanjang paruh pertama perdagangan hari ini, indeks bergerak fluktuatif dalam rentang 7.523 hingga 7.578.

BDMN dan WBSA Pimpin Deretan Top Gainers

Di tengah lesunya indeks sektoral, fenomena menarik terjadi pada enam saham yang berhasil “terbang” hingga mentok batas ARA. Dua di antaranya yang menjadi sorotan utama pasar adalah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (WBSA).

Aktivitas pasar tergolong cukup ramai dengan total volume perdagangan mencapai 26,58 miliar lembar saham. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp 9,25 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,67 juta kali transaksi.

Secara keseluruhan, sebanyak 402 saham bergerak menguat, sementara 253 saham mengalami penurunan, dan 163 saham lainnya stagnan. Namun, indeks saham unggulan LQ45 justru tertekan cukup dalam dengan koreksi sebesar 0,69%.

Sektor Transportasi Melawan Arus

Pelemahan IHSG pada sesi pertama ini utamanya didorong oleh sektor energi yang merosot 0,6%, disusul oleh sektor kesehatan yang turun tipis 0,03%. Sebaliknya, sektor transportasi tampil sebagai jawara dengan penguatan tajam sebesar 3,98%, diikuti sektor keuangan yang naik 0,96%, dan sektor perindustrian 0,79%.

Kondisi pasar modal Indonesia ini nampaknya sejalan dengan tren di bursa Asia yang mayoritas memerah. Nikkei Jepang tercatat turun 0,15%, Hang Seng Hong Kong anjlok 1,44%, dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,42%. Di sisi lain, bursa Shanghai China berhasil bertahan di zona hijau dengan penguatan 0,18%.

Para investor kini memantau pergerakan sesi II untuk melihat apakah IHSG mampu melakukan rebound atau justru terus tertekan oleh sentimen global yang bervariasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses