portalmadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat sepanjang pekan perdagangan 20-24 April 2026. Meski indeks rontok hingga 6,61%, sejumlah saham justru mencatatkan performa gemilang dengan lonjakan harga yang signifikan.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG terperosok ke level 7.129,49 dari posisi pekan sebelumnya di 7.634,00. Penyusutan ini juga berdampak pada kapitalisasi pasar yang tergerus 6,59% menjadi Rp12.736 triliun.
Di tengah kepanikan pasar, para investor yang memegang saham-saham tertentu justru berpesta pora. PT Wahana Beton Sejahtera Tbk (WBSA) tampil sebagai jawara top gainer dengan reli fantastis sebesar 94,16% dalam sepekan.
Daftar 10 Saham Pencetak Cuan Tertinggi (Top Gainers)
Kenaikan harga saham-saham ini bergerak anomali atau berlawanan dengan arah pasar yang sedang memerah. Berikut adalah daftar 10 saham dengan kenaikan tertinggi pada pekan keempat April 2026:
| Emiten | Kenaikan (%) | Harga Akhir (Rp) |
|---|---|---|
| WBSA (Wahana Beton Sejahtera) | +94,16% | 1.330 |
| CTTH (Citra Tubindo) | +85,06% | 161 |
| KOTA (Kota Satu Properti) | +82,86% | 128 |
| BAIK (Bersama Zatta Jaya) | +81,69% | 665 |
| BDMN (Bank Danamon Indonesia) | +57,42% | 4.030 |
| BABY (Multitrend Indo) | +57,14% | – |
| PKPK (Perdana Karya Perkasa) | +44,40% | – |
| MDIA (Intermedia Capital) | +43,82% | – |
| LCKM (LCKM Tbk) | +37,21% | – |
| KOBX (Kobexindo Tractors) | +33,76% | – |
Sentimen Sektoral dan Aksi Jual Asing
Secara umum, hampir seluruh sektor saham di BEI berguguran. Sektor energi anjlok 8,15%, properti melemah 6,30%, dan teknologi minus 5,09%. Menariknya, hanya indeks transportasi dan logistik yang berhasil bertahan di zona hijau dengan penguatan 4,61%.
Kondisi pasar kian volatil setelah investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp2,95 triliun selama sepekan. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan saham-saham dalam daftar di atas lebih dipengaruhi oleh sentimen spesifik emiten atau aksi korporasi internal, bukan karena kondisi pasar yang sedang pulih.
Analis mengingatkan agar investor tetap waspada menghadapi volatilitas tinggi di pekan depan. Pantau terus pergerakan pasar modal dan ekonomi hanya di PortalMadura.com.






