IHSG Ambles 1,85 Persen Hari Ini: Kapitalisasi Pasar Menyusut, Sektor Transportasi Babak Belur

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Ambles 1,85 Persen Hari Ini: Kapitalisasi Pasar Menyusut, Sektor Transportasi Babak Belur
IHSG Ambles 1,85 Persen Hari Ini: Kapitalisasi Pasar Menyusut, Sektor Transportasi Babak Belur

portalmadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan posisinya dan ditutup merosot tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). Berdasarkan data dari RTI Business, indeks lokal terjungkal hingga 124 poin atau melemah sebesar 1,85 persen, yang menempatkan IHSG kini berada di level 6.599,240.

Tekanan jual yang masif sepanjang hari membuat pergerakan indeks terus berada di zona merah. Kondisi pasar modal yang lesu ini tercermin dari dominasi saham-saham yang bertumbangan, di mana sebanyak 616 saham tercatat melemah. Sebaliknya, hanya ada 125 saham yang berhasil menguat, sementara 79 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Kendati indeks mengalami koreksi yang cukup dalam, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung sangat aktif dan dinamis. Tercatat sebanyak 32 miliar lembar saham berpindah tangan dengan frekuensi perdagangan mencapai 2.570.391 kali transaksi. Adapun total nilai perputaran uang dari jual-beli saham tersebut menyentuh angka Rp20,7 triliun, dengan nilai kapitalisasi pasar BEI secara keseluruhan kini berada di tingkat Rp11.562 triliun.

Sektor Transportasi Pimpin Kemerosotan

Koreksi tajam pada awal pekan ini dipicu oleh performa indeks sektoral yang bergerak bervariasi, namun didominasi oleh aksi ambil untung dan tekanan jual di lini-lini papan atas. Sektor transportasi menjadi lini yang paling babak belur sekaligus penopang utama pelemahan IHSG hari ini setelah anjlok sedalam 5,58 persen.

Kemerosotan bursa saham nasional juga diikuti oleh beberapa sektor strategis lainnya yang ikut terperosok ke zona merah, antara lain:

  • Sektor Barang Dasar: Mengalami penurunan tajam hingga 5,3 persen.
  • Sektor Industri: Melemah sebesar 3,65 persen pada penutupan sore.
  • Sektor Infrastruktur: Terkoreksi hingga 3,4 persen.
  • Sektor Properti: Mengalami penyusutan sebesar 2,49 persen.

Penurunan tajam ini menjadi kelanjutan dari tren negatif bursa sejak pembukaan pasar, di mana IHSG memang sudah langsung dibuka melemah ke level 6.628 pada Senin pagi. Meski laju indeks domestik dan nilai tukar mata uang sedang menghadapi tekanan berat akibat gejolak pasar keuangan, pemerintah melalui otoritas terkait tetap optimis dan menegaskan komitmennya untuk segera melakukan langkah perbaikan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional tetap kokoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses