Investor Wajib Tahu! Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Stabil, Buyback Terjun Bebas Dipicu Dolar AS Menguat

Avatar of PortalMadura.com
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Mandeg! Simak Rincian Lengkap dan Harga Buyback
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2026 Mandeg! Simak Rincian Lengkap dan Harga Buyback

PortalMadura.comHarga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 25 Juni 2026, terpantau stabil di angka Rp 2.655.000 per gram. Namun, kabar kurang menggembirakan datang dari harga pembelian kembali atau buyback emas Antam yang anjlok drastis sebesar Rp 52.000 per gram, berada di level Rp 2.320.000 per gram.

Stabilitas harga jual emas Antam hari ini menanggapi pergerakan yang terjadi kemarin, Rabu, 24 Juni 2026, di mana harga sempat turun Rp 18.000 per gram. Sementara itu, selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp 335.000 per gram, menandakan tantangan bagi investor yang ingin melepas asetnya dalam waktu dekat.

Daftar Harga Emas Antam Berbagai Ukuran 25 Juni 2026

Melansir data dari situs resmi Logam Mulia Antam per Kamis, 25 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, berikut adalah rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai pecahan:

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.377.500
  • Emas 1 gram: Rp 2.655.000
  • Emas 2 gram: Rp 5.250.000
  • Emas 3 gram: Rp 7.850.000
  • Emas 5 gram: Rp 13.050.000
  • Emas 10 gram: Rp 26.045.000
  • Emas 25 gram: Rp 64.987.000
  • Emas 50 gram: Rp 129.895.000
  • Emas 100 gram: Rp 259.712.000
  • Emas 250 gram: Rp 649.015.000
  • Emas 500 gram: Rp 1.297.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp 2.595.600.000

Perlu diingat, harga jual emas batangan Antam belum termasuk pajak. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan dikenakan potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), PPh 22 sebesar 1,5 persen berlaku untuk penjualan kembali emas batangan dengan nominal lebih dari Rp 10 juta. Sementara itu, bagi non-NPWP, potongan pajak mencapai 3 persen.

Harga Emas Global Terjun Bebas di Bawah US$ 4.000

Penurunan tajam pada harga buyback Antam hari ini tidak terlepas dari kondisi pasar emas global yang tengah menghadapi tekanan signifikan. Harga emas di pasar spot dunia dilaporkan anjlok di bawah level psikologis US$ 4.000 per troy ons pada Kamis, 25 Juni 2026, menembus level terendah sejak November 2025. Laporan dari CNBC menyebutkan harga emas di pasar spot turun 2,9% menjadi US$ 3.981,21 per troy ons, sementara kontrak berjangka emas AS melemah 3,4% ke posisi US$ 4.008,80 per troy ons.

Faktor-Faktor Penekan Harga Emas Global

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu pemicu utama tekanan terhadap harga emas. Saat dolar menguat, emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan cenderung menurun.

Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) juga turut menekan harga emas. Kebijakan moneter yang agresif dari The Fed membuat aset-aset berisiko lebih menarik dibandingkan emas sebagai aset safe haven yang tidak menawarkan imbal hasil bunga.

Meredanya ketegangan di Selat Hormuz juga disebut-sebut mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven), turut berkontribusi pada penurunan harga. Namun, meskipun ada penurunan, beberapa analis berpendapat bahwa potensi kejatuhan harga emas yang lebih dalam relatif terbatas karena masih adanya pembelian emas oleh bank sentral berbagai negara sebagai bagian dari aset cadangan.

Mengapa Harga Emas Antam Dipengaruhi Dinamika Global?

Harga emas Antam di Indonesia sangat bergantung pada harga emas dunia yang ditetapkan oleh London Bullion Metals Association (LBMA) dan diukur dalam dolar AS per ons. Konversi harga emas global ke dalam mata uang Rupiah juga menjadi faktor krusial. Jika Rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas di Indonesia dapat melonjak meskipun harga emas dunia stabil.

Selain itu, prinsip penawaran dan permintaan global juga memengaruhi harga emas. Emas memiliki berbagai kegunaan, mulai dari perhiasan, koin dan batangan, hingga komponen teknologi. Permintaan dari Exchange Traded Funds (ETF) emas dan pembelian oleh bank sentral turut menjadi penentu signifikan pergerakan harga.

Tips Investasi Emas di Tengah Volatilitas Pasar

Emas tetap dianggap sebagai investasi jangka menengah hingga panjang, idealnya untuk durasi 3-5 tahun atau lebih. Bagi investor pemula, penting untuk selalu memantau harga emas secara berkala dan membeli dari tempat resmi yang terpercaya, seperti Butik Emas Antam, marketplace terverifikasi, atau platform investasi yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Membeli emas dengan sertifikat resmi menjamin keaslian dan kemurnian produk.

Penyimpanan emas fisik juga menjadi pertimbangan penting. Investor dapat memilih untuk menyimpan di brankas pribadi di rumah atau menggunakan layanan safe deposit box di bank untuk keamanan lebih. Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, edukasi dan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi harga emas akan membantu investor membuat keputusan yang lebih cerdas dan meminimalkan risiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses