PortalMadura.com – Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar emas perhiasan Indonesia kembali menjadi sorotan pada hari Minggu ini, 5 Juli 2026.
Setelah pergerakan yang dinamis dalam beberapa hari terakhir, Harga emas perhiasan menunjukkan lonjakan signifikan di beberapa kategori, sementara harga emas batangan juga bergerak menguat.
Hal ini tentu menarik perhatian masyarakat, baik bagi yang ingin berinvestasi maupun membeli perhiasan untuk koleksi pribadi atau hadiah.
Kenaikan harga emas ini tidak lepas dari sentimen pasar global.
Laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan pada Kamis lalu, 3 Juli 2026, memberikan tekanan pada dolar AS dan secara bersamaan mendorong kenaikan harga logam mulia.
Harga emas spot, misalnya, terpantau melonjak tajam dan diperdagangkan di dekat US$ 4.174,10 per ons pada Jumat malam waktu setempat, naik 1,27%.
Situasi ini berimbas langsung pada harga emas di pasar domestik, termasuk di Indonesia.
Dinamika Harga Emas Perhiasan di Berbagai Karat
Pada Minggu, 5 Juli 2026, Raja Emas Indonesia merilis daftar harga beli emas perhiasan per gram.
Emas 24 karat (K24*) tercatat di angka Rp 2.345.000 per gram.
Sementara itu, Laku Emas juga memperbarui rincian harga jual emas perhiasan.
Emas 23 karat dijual sekitar Rp 1.971.000 per gram, sedangkan emas 22 karat berada di kisaran Rp 1.887.000 per gram.
Konsumen yang mencari emas dengan kadar kemurnian lebih rendah juga memiliki banyak pilihan.
Laku Emas mencatat harga jual untuk emas 18 karat sebesar Rp 1.541.000 per gram, dan emas 9 karat di angka Rp 762.000 per gram.
Penting untuk diingat bahwa harga jual perhiasan ini sudah termasuk biaya pembuatan dan desain yang bervariasi antara satu toko dengan toko lainnya.
Di wilayah Lampung, IDN Times melaporkan bahwa harga emas perhiasan 24 karat berada di kisaran Rp 2.550.000 hingga Rp 2.700.000 per gram.
Angka ini bergantung pada kebijakan toko dan ongkos pembuatan yang berlaku.
Sementara itu, Semar Nusantara menawarkan emas perhiasan SMG Press 24K seharga Rp 2.519.000 per gram.
Harga Emas Batangan Turut Menguat
Tak hanya emas perhiasan, harga emas batangan juga menunjukkan pergerakan yang menarik.
Di Pegadaian, harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp 19.000 dari hari sebelumnya, mencapai Rp 2.777.000 per gram pada Minggu (5/7/2026) pukul 10.00 WIB.
Meskipun demikian, beberapa merek lain seperti Galeri24 dan UBS terpantau stagnan.
Galeri24 dijual di angka Rp 2.648.000 per gram, dan UBS Rp 2.661.000 per gram di Pegadaian.
Di platform online seperti HargaEmas.com, harga emas hari ini, Minggu 5 Juli 2026, tercatat Rp 2.415.426 per gram.
Harga emas Antam untuk pembelian (jual) adalah Rp 2.670.000 per gram, sementara harga buyback (beli kembali) sebesar Rp 2.429.000 per gram.
Perlu diperhatikan bahwa harga ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan fluktuasi pasar.
Faktor-faktor Penentu Harga Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas murni di pasar global, tetapi juga oleh beberapa faktor lain.
Salah satunya adalah nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS.
Ketika rupiah melemah, harga emas dalam negeri cenderung naik karena harga global dihitung dalam dolar AS.
Selain itu, permintaan dan penawaran emas di pasar global turut memainkan peran krusial.
Permintaan yang tinggi, baik untuk investasi maupun kebutuhan industri perhiasan, akan mendorong kenaikan harga.
Kenaikan ini juga dipicu oleh faktor-faktor makroekonomi seperti inflasi, suku bunga acuan The Fed, dan ketegangan geopolitik.
Untuk emas perhiasan, aspek lain yang sangat memengaruhi harga adalah kemurnian emas (karat), berat, kondisi pasar lokal, merek (hallmarks dan branding), kondisi fisik, kelangkaan, serta desain dan pengerjaan (craftsmanship).
Semakin rumit desain dan pengerjaan, semakin tinggi pula biaya yang dibebankan kepada pembeli.
Bagaimana Cara Menghitung Harga Emas Perhiasan?
Masyarakat sering bertanya-tanya bagaimana toko emas menghitung harga perhiasan.
Pada dasarnya, harga emas perhiasan dihitung berdasarkan harga jual emas murni, dikalikan dengan kadar kemurnian, dikurangi atau ditambah dengan biaya pembuatan atau ongkos.
Rumus dasarnya adalah: Harga Emas Perhiasan = (Harga Jual Emas x Kadar Kemurnian) + Biaya Pembuatan.
Kadar kemurnian emas perhiasan biasanya ditunjukkan dengan kode tertentu, seperti 375 untuk 37,5%, 500 untuk 50%, atau 750 untuk 75% (setara 18 karat).
Ongkos pembuatan ini bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 40.000 per gram, tergantung tingkat kerumitan dan kebijakan toko.
Memahami cara perhitungan ini penting agar Anda dapat memperkirakan nilai aset sebelum bertransaksi, serta menghindari kerugian akibat selisih harga jual dan beli yang tidak seimbang.
Emas perhiasan, meskipun bisa menjadi alternatif investasi, berbeda dengan emas batangan yang fokus pada kemurnian dan berat tanpa ongkos tambahan.
Pentingnya Cek Harga di Sumber Terpercaya
Dengan fluktuasi harga yang dinamis, penting bagi calon pembeli dan penjual emas perhiasan untuk selalu memeriksa harga terbaru dari sumber yang terpercaya.
Platform resmi seperti situs web toko emas terkemuka (Raja Emas, Laku Emas, Semar Nusantara), Pegadaian, atau Butik Emas Antam, menyediakan informasi harga harian yang akurat.
Meskipun harga emas Antam di Lampung pada 5 Juli 2026 diperkirakan sekitar Rp 2.651.000 per gram, dan emas perhiasan 24 karat di kisaran Rp 2.550.000–Rp 2.700.000 per gram, angka-angka ini bisa berbeda di lokasi lain dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Oleh karena itu, selalu konfirmasi harga langsung pada hari transaksi di toko pilihan Anda.
Keputusan untuk membeli atau menjual emas perhiasan hari ini harus didasari oleh informasi yang paling mutakhir.
Pasalnya, emas masih dianggap sebagai aset lindung nilai (safe haven) saat ketidakpastian ekonomi meningkat.
Namun, untuk tujuan investasi jangka panjang, emas batangan seringkali menjadi pilihan yang lebih stabil karena minimnya biaya tambahan.







