PortalMadura.com – Jakarta, 5 Juli 2026 – Pasar emas domestik menunjukkan dinamika menarik pada Minggu, 5 Juli 2026.
Harga emas batangan Antam di Pegadaian terpantau melonjak signifikan, sementara produk emas dari UBS dan Galeri 24 kompak bertahan di level yang sama seperti hari sebelumnya.
Pergerakan ini tak lepas dari sentimen positif di pasar global yang dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan.
Kenaikan harga emas Antam menjadi sorotan utama bagi para investor dan pelaku pasar hari ini.
Kondisi ini memberikan peluang sekaligus tantangan bagi mereka yang ingin berinvestasi atau sekadar memantau nilai aset mereka.
Mari kita selami lebih dalam rincian harga dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
Pergerakan Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juli 2026
Pada Minggu, 5 Juli 2026, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan yang cukup mencolok.
Di Pegadaian, harga emas Antam naik sebesar Rp 19.000, mencapai angka Rp 2.777.000 per gram.
Kenaikan ini menunjukkan minat pasar yang kembali bergairah terhadap logam mulia Antam.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam per gram juga menunjukkan kenaikan, kini berada di level Rp 2.670.000.
Harga ini sebelumnya tercatat di angka Rp 2.651.000 per gram pada Jumat, 3 Juli 2026.
Perbedaan harga antara Pegadaian dan butik resmi Antam biasa terjadi karena adanya biaya operasional dan margin masing-masing distributor.
Untuk ukuran lainnya, harga emas Antam di Pegadaian per 5 Juli 2026 adalah sebagai berikut:
- 0,5 gram: Rp 1.441.000
- 1 gram: Rp 2.777.000
- 2 gram: Rp 5.492.000
- 3 gram: Rp 8.211.000
- 5 gram: Rp 13.650.000
- 10 gram: Rp 27.243.000
- 25 gram: Rp 67.977.000
- 50 gram: Rp 135.871.000
- 100 gram: Rp 271.661.000
Adapun harga buyback atau pembelian kembali emas Antam di Pegadaian untuk 1 gram tercatat sebesar Rp 2.476.000.
Sedangkan harga buyback di Logam Mulia Antam terpantau stagnan di angka Rp 2.429.000 per gram.
Penting bagi investor untuk selalu memperhatikan kedua harga ini saat melakukan transaksi.
Harga Emas UBS dan Galeri 24: Kompak Stagnan
Berbeda dengan Antam yang bergerak naik, harga emas batangan produksi UBS dan Galeri 24 di Pegadaian pada hari ini, 5 Juli 2026, dilaporkan kompak stagnan.
Kedua merek ini mempertahankan harganya dari perdagangan sebelumnya, menunjukkan stabilitas di tengah fluktuasi pasar.
Rincian Harga Emas UBS
Emas UBS dengan berat 1 gram tetap dibanderol seharga Rp 2.661.000.
Harga ini tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
UBS menyediakan pilihan emas mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram di Pegadaian.
Berikut adalah daftar harga emas UBS di Pegadaian per 5 Juli 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.439.000
- 1 gram: Rp 2.661.000
- 2 gram: Rp 5.280.000
- 5 gram: Rp 13.048.000
- 10 gram: Rp 25.959.000
- 25 gram: Rp 64.768.000
- 50 gram: Rp 129.269.000
- 100 gram: Rp 258.437.000
- 250 gram: Rp 645.902.000
- 500 gram: Rp 1.290.287.000
Untuk harga buyback emas UBS 1 gram, hari ini berada di level Rp 2.476.000.
Rincian Harga Emas Galeri 24
Serupa dengan UBS, emas Galeri 24 juga tidak mengalami perubahan harga pada 5 Juli 2026.
Emas Galeri 24 1 gram dipatok seharga Rp 2.648.000.
Galeri 24, sebagai unit usaha dari Pegadaian, menawarkan pilihan emas dengan beragam ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Berikut adalah daftar harga emas Galeri 24 di Pegadaian per 5 Juli 2026:
- 0,5 gram: Rp 1.389.000
- 1 gram: Rp 2.648.000
- 2 gram: Rp 5.232.000
- 5 gram: Rp 12.985.000
- 10 gram: Rp 25.900.000
- 25 gram: Rp 64.401.000
- 50 gram: Rp 128.702.000
- 100 gram: Rp 257.275.000
- 250 gram: Rp 641.607.000
- 500 gram: Rp 1.283.214.000
- 1.000 gram: Rp 2.566.427.000
Harga buyback emas Galeri 24 untuk 1 gram tercatat sebesar Rp 2.483.000.
Faktor Pemicu Kenaikan Harga Emas Global
Kenaikan harga emas, khususnya Antam, pada hari ini tidak terlepas dari sentimen positif di pasar emas global.
Logam mulia dunia berhasil mengakhiri tren penurunan empat minggu dan mencatat kenaikan mingguan pertamanya.
Hal ini terutama dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan pasar.
Data ini menyebabkan investor mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
Ketika ekspektasi kenaikan suku bunga melunak, daya tarik emas sebagai aset non-bunga meningkat.
Dikutip dari CNBC, Sabtu (4/7/2026), harga emas spot melonjak 1,4% menjadi US$ 4.182,28 per ons.
Tips Investasi Emas di Tengah Fluktuasi Pasar
Dengan pergerakan harga yang bervariasi, investasi emas tetap menjadi pilihan menarik bagi banyak orang.
Emas sering dianggap sebagai ‘safe haven’ di tengah ketidakpastian ekonomi.
Namun, perlu diingat bahwa harga emas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu.
Bagi Anda yang tertarik berinvestasi emas, disarankan untuk memantau pergerakan harga secara berkala dan memahami faktor-faktor fundamental maupun teknikal yang memengaruhinya.
Pertimbangkan untuk membeli saat harga cenderung rendah dan menjual saat harga menguat, atau menjadikannya sebagai investasi jangka panjang untuk lindung nilai inflasi.
Prospek Emas Jangka Panjang: Tetap Menjanjikan?
Para analis terus mengamati pergerakan emas dengan seksama.
Secara jangka pendek, Trading Economics memproyeksikan emas akan diperdagangkan pada US$ 4.260,77 per troy ounce pada akhir kuartal ini, dan US$ 4.553,08 dalam 12 bulan ke depan.
Dalam jangka panjang, sebagian besar analis memperkirakan tren naik akan berlanjut hingga tahun 2028-2030, dengan harga diperkirakan berfluktuasi antara US$ 2.535,53 dan US$ 7.647,88.
Emas bahkan berpotensi mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa.
Namun, perkiraan jangka panjang harus dicermati dengan hati-hati mengingat tingginya ketidakpastian pasar global.







