Hebat! Inflasi Bulanan Kabupaten Sumenep Terendah se-Jawa Timur per Juni 2026

BPS mencatat inflasi bulanan Sumenep Juni 2026 terendah di Jatim sebesar 0,01%.!

Avatar of PortalMadura.com
Hebat! Inflasi Bulanan Kabupaten Sumenep Terendah se-Jawa Timur per Juni 2026
Hebat! Inflasi Bulanan Kabupaten Sumenep Terendah se-Jawa Timur per Juni 2026

Sumenep, PortalMadura.com – Kabupaten Sumenep sukses mencatatkan prestasi gemilang di sektor ekonomi. Daerah di ujung timur Pulau madura ini berhasil membukukan angka inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) terendah di seluruh wilayah Jawa Timur untuk periode Juni 2026, yakni hanya sebesar 0,01 persen.

Tidak hanya itu, performa positif juga terlihat dari angka inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) Sumenep yang menyentuh 2,08 persen. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Sumenep di peringkat kedua terendah se-Jawa Timur, tepat di bawah Kota Surabaya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo, mengungkapkan bahwa data ini menjadi bukti nyata bahwa harga barang dan jasa di Sumenep jauh lebih stabil jika dibandingkan dengan wilayah lain di Jawa Timur.

“Angka inflasi bulanan yang sangat minim ini mengindikasikan pergerakan harga komoditas di Sumenep relatif terkendali. Meskipun demikian, tekanan dari beberapa komoditas seperti bensin dan emas perhiasan masih tetap terjadi,” ujar Handoyo saat memberikan keterangan resmi, Senin (6/7/2026).

Kelompok Pengeluaran Pemicu Inflasi Bulanan

Berdasarkan catatan BPS, ada tiga kelompok pengeluaran utama yang menggerakkan inflasi pada Juni 2026:

  • Sektor Transportasi: Menyumbang andil 0,08 persen, dipicu oleh kenaikan harga bensin (0,07 persen) dan tarif angkutan udara (0,01 persen).
  • Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya: Menyumbang andil 0,04 persen, dengan emas perhiasan sebagai pemicu utama (0,04 persen) serta produk pembalut wanita (0,01 persen).
  • Pakaian dan Alas Kaki: Menyumbang andil 0,01 persen, di mana seragam sekolah wanita menjadi faktor penentu meski nilainya di bawah 0,01 persen.

Beruntung, laju inflasi bulanan ini berhasil diredam oleh penurunan harga sejumlah bahan pangan (deflasi). Komoditas yang harganya melandai antara lain cabai rawit, daging ayam ras, kangkung, sawi hijau, bayam, kacang panjang, ketimun, cabai merah, telur ayam ras, serta bahan bakar rumah tangga.

Kondisi Inflasi Tahunan Masih Perlu Diwaspadai

Kondisi berbeda terlihat pada inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Sumenep. Pada Juni 2026, inflasi tahunan daerah ini berada di angka 4,48 persen dan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Walau begitu, jika dibandingkan dengan posisi Mei 2026 yang sempat menyentuh 5,12 persen, angka ini sejatinya sudah mengalami penurunan sebesar 0,64 poin.

Menyikapi hal itu, Handoyo mengingatkan pentingnya pengawasan secara konsisten agar angka inflasi tahunan ini terus menyusut dan tidak melonjak kembali pada masa mendatang.

“Walaupun posisinya masih tertinggi di Jawa Timur, tren inflasi tahunan di Sumenep sebenarnya mulai melambat. Kami berharap tren positif ini terjaga, khususnya pada komoditas emas perhiasan yang selama ini dominan menyumbang inflasi,” imbuhnya kepada team portalmadura.com.

Sebagai informasi, lonjakan Harga emas perhiasan yang mencapai sekitar 38,50 persen dibanding Juni 2025 menjadi faktor tunggal terbesar dalam kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan sumbangsih mencapai 1,43 persen.

Selain emas, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau turut menyumbang andil tahunan sebesar 2,01 persen yang dipicu oleh komoditas beras (0,29 persen), sigaret kretek mesin (0,24 persen), dan minyak goreng (0,20 persen). Sementara di sektor kuliner atau restoran, menu nasi dengan lauk, es, dan bakso siap santap menyumbang andil gabungan sebesar 0,30 persen.

Sama seperti tren bulanan, inflasi tahunan ini juga berhasil ditahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas seperti tomat, telur ayam ras, terong, kelapa, bahan bakar rumah tangga, serta aneka sayuran segar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses