portalmadura.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (18/8/2026). Mata uang Garuda terapresiasi sebesar 29 poin atau sekitar 0,16 persen dan bertengger di level Rp17.798 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.827 per dolar AS.
Apresiasi rupiah pada awal pekan pascalibur nasional ini ditopang oleh perbaikan sentimen makroekonomi domestik dan stabilitas pasar keuangan regional. Kendati demikian, volatilitas mata uang global tetap dibayangi dinamika harga komoditas energi serta ketidakpastian geopolitik global.
Berdasarkan data kurs transaksi Bank Indonesia (BI) yang diperbarui per Selasa, 18 Agustus 2026, nilai tukar dolar AS tercatat dengan kurs jual Rp17.925,18 dan kurs beli Rp17.746,82 per unit. Sementara itu, pada pasar spot antarbank siang hari, rupiah bergerak fluktuatif di rentang Rp17.800 hingga Rp17.867 per dolar AS.
Daftar Kurs Transaksi Bank Indonesia (18 Agustus 2026)
- USD (Dolar Amerika Serikat): Kurs Jual Rp17.925,18 | Kurs Beli Rp17.746,82
- SGD (Dolar Singapura): Kurs Jual Rp14.013,90 | Kurs Beli Rp13.873,37
- EUR (Euro): Kurs Jual Rp20.707,17 | Kurs Beli Rp20.497,58
- GBP (Poundsterling Inggris): Kurs Jual Rp24.224,09 | Kurs Beli Rp23.977,73
- JPY (100 Yen Jepang): Kurs Jual Rp11.260,95 | Kurs Beli Rp11.145,40
- AUD (Dolar Australia): Kurs Jual Rp12.678,48 | Kurs Beli Rp12.550,55
- CNY (Yuan China): Kurs Jual Rp2.658,85 | Kurs Beli Rp2.632,08
- SAR (Riyal Arab Saudi): Kurs Jual Rp4.774,95 | Kurs Beli Rp4.726,94
Pelaku pasar dan masyarakat yang bertransaksi valuta asing diimbau untuk terus memantau pembaruan kurs secara berkala melalui perbankan maupun kanal resmi Bank Indonesia sebelum melakukan konversi mata uang.





