PortalMadura.Com – Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan, bahwa terduga pelaku bom bunuh diri bernama Nur Rohman, 31 tahun.
Terduga lolos dari operasi penangkapan sekitar enam bulan lalu. “Dia termasuk belajar bikin bom,” terang kapolri dalam jumpa pers di Solo, dilansir BBC, Selasa (5/7/2016).
Nur Rohman, adalah anggota kelompok Arif Hidayatullah alias Abu Mush’ab yang disebut satu jaringan dengan sosok Bahrun Naim, yang kini diklaim berada di Suriah.
Bahrun Naim adalah otak pelaku penyerangan ledakan bom di depan Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Januari lalu.
Abu Mush’ab sendiri telah ditangkap di Surabaya bersama dua terduga teroris awal Juni lalu.
Sebelumnya, pada pukul 07.35 Wib, Selasa (5/7/2016) terjadi ledakan bom bunuh diri di depan SPKT Markas Polresta Solo, Jawa Tengah.
Akibatnya, pelaku bom bunuh diri tewas ditempat kejadian perkara (TKP), dan salah seorang petugas (polisi) terluka.(Hartono)