PortalMadura.Com, Pamekasan – Geliat partai politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2018 rupanya sudah mulai terasa. Sejumlah partai telah menjajaki figur yang akhir-akhir ini muncul.
Tetapi, tidak satu pun partai politik yang mendeklarasikan diri mendukung salah satu calon. Sebab, pesta demokrasi tingkat kabupaten yang akan digelar bulan Juni 2018 itu dianggap masih terlalu lama.
Ada signal partai koalisi pada Pilkada tahun 2013 akan kembali bersatu menunjukkan kekuatannya, seperti Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat itu sukses mengantarkan pasangan calon Achmad Syafii-Khalil Asy’ari (ASRI) sebagai Bupati Pamekasan.
“Sementara ini, Demokrat dengan PPP tetap koalisi yang sangat romantis dan tidak ada persoalan. Mudah-mudahan ini menjadi koalisi yang permanen untuk tahun 2018 nanti, ” tegas Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan, Hermanto, Kamis (6/4/2017).
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil DPRD Pamekasan ini tidak menampik jika sejauh ini kedua partai ini belum menjalin komunikasi untuk Pilkada 2018 meskipun ada kader PPP yang dikait-kaitkan akan maju bersama partainya.
“Sejauh ini belum ada pernyataan sikap yang pasti kepada saya (dari Halili politisi PPP),” jawabnya saat ditanya isu Ketua DPRD Pamekasan, Halili akan maju dari Demokrat menggantikan kakaknya, Achmad Syafii. (Marzukiy/Putri)