oleh

Aksi Solidaritas, Wartawan Sumenep Gelar Demo

PortalMadura.Com, Sumenep – Sejumlah wartawan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi solidaritas terhadap salah satu wartawan online di Pamekasan yang menjadi korban kekerasan oleh oknum ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas).

“Kami mengutuk tindak kekerasan yang menimpa salah satu wartawan online di Pamekasan,” kata salah satu orator aksi, Ahmadi Muni, Rabu (9/1/2019).

Menurutnya, pada zaman keterbukaan seperti ini kekerasan yang menimpa jurnalis tersebut tidak seharusnya terjadi. Sebab, siapapun boleh menyampaikan hak pendapat. Jika ada keberatan dalam pemberitaan, dipersilahkan melakukan hak jawab pada media yang bersangkutan.

“Bukan kemudian bertindak anarkis. Silahkan sampaikan keberatan itu di media pula. Sebab, media ini merupakan bagian dari kontrol terhadap kebijakan pemerintah dan kehidupan sosial di masyarakat,” ucapnya.

Wartawan atau jurnalis dalam bekerja diatur oleh Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999. Dimana, di dalamnya ada hak koreksi dan hak jawab. Sebab, jurnalis bukan penjahat dan teroris, tapi penyaji informasi termasuk memberikan edukasi terhadap masyarakat.

“Untuk itu, siapapun orangnya dan darimana medianya, wartawan itu bekerja dilindungi oleh Undang-undang,” tegasnyaa.

Sekedar diketahui, telah terjadi dugaan penganiayaan terhadap wartawan Memoonline.com yang bertugas di wilayah hukum Kabupaten Pamekasan. Kekerasan itu diduga dilakukan oleh oknum ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat) di Desa Plakpak, Kecamatan Pagentanan, Kabupaten Pamekasan saat melakukan peliputan terkait pelaksanaan proyek

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Mapolres Pamekasan dengan harapan penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut. (Arifin/Desy)

Loading...
Loading...