oleh

Anda Perlu Tahu, Sering Cuci Mobil Anda Bila Tidak Ingin Cat dan Bodi Rusak

PortalMadura.Com – Musim hujan membuat mobil Anda seringkali terguyur air hujan. Hal ini pasti membuat mobil Anda menjadi kotor akibat terkena cipratan air bercampur tanah. Bahkan, bisa membuat flek pada bagian bodi mobil Anda.

Namun, sedikitnya waktu luang menjadikan sebagian pemilik mobil malas untuk mencuci mobilnya. Anda perlu hati-hati, perilaku malas mencuci mobil terutama setelah sering diguyur hujan ternyata berpotensi merusak bodi dan cat mobil.

“Bila mobil tidak dicuci bisa efeknya banyak jamur air, bentuknya seperti bintik-bintik air. Ini terbentuk karena air hujan yang kering dan jadi flek kena panas,” jelas Operational Manager Auto Bridal Prioritas 30, Danang Jaya Prana.

Menurut Danang, bila kondisi itu dibiarkan maka bakal menutup warna asli. Selain itu, flek juga membuat cat jadi terlihat gelap.

Loading...

“Flek ini bisa mengakibatkan penutupan warna dasar cat mobil jadi gelap. Kalau mobil warna putih, jadi agak kekuningan,” tuturnya.

Selanjutnya, hal ini selain merusak cat, air hujan juga dapat merusak logam bodi terutama pada bagian kolong. Biasanya, kondisi tersebut disebabkan karena mobil yang sering melalui genangan air.

“Saat musim hujan dan banjir, kalau sering lewat genangan air lama kelamaan bisa menyebabkan keropos di bagian kolong. Membersihkannya bisa disemprot air seminggu sekali, atau seminggu dua kali bila sering melewati genangan,” ujarnya.

Pesan Danang bagi para pemilik mobil, bila ingin membersihkan bagian kolong supaya tidak sering-sering mengangkat mobil dengan lift hidrolik. Ini dimaksudkan agar tidak merusak kaki-kaki.

“Bila keseringan diangkat tidak bagus karena pernya lama-lama melemah. Lift hidroliknya tidak menopang seluruh roda sehingga jadi tergantung,” tuturnya. (liputan6.com/Salimah)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar