PortalMadura.Com, Sumenep – Bila anda pernah berziarah ke pemakaman Syekh Mahfudz yang dikenal dengan Pesarean Gurang-Garing di Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan menemukan sebuah Pohon Bidara atau yang disebut “Bukkol”.
Pada umumnya, Pohon Bidara (Bukkol, Madura) penuh dengan duri. Namun, satu-satunya pohon yang tumbuh subur di dekat makam Syekh Mahfudz sama sekali tak berduri. Buah pun dipersilahkan untuk dimakan. “Hanya disini saya menemukan pohon ‘bukkol’ yang tidak berduri,” kata Mahmud, salah seorang pengunjung pada PortalMadura.Com, Sabtu (29/11/2014).
Bidara atau widara (Ziziphus mauritiana) adalah sejenis pohon kecil penghasil buah yang tumbuh di daerah kering. Mengenal Lebih Dekat Salah Satu Ulama Besar
Pohon ini, tahan iklim kering dan penggenangan, bidara mudah beradaptasi dan kerap tumbuh meliar di lahan-lahan yang kurang terurus dan di tepi jalan. Tumbuh di pelbagai jenis tanah: laterit, tanah hitam yang berdrainase baik, tanah berpasir, tanah liat, tanah aluvial di sepanjang aliran sungai.(Wp/ayu/htn)