oleh

Apakah Hewan Bisa Menangis? Ini Penjelasannya!

PortalMadura.Com – Hmm, ngomong-ngomong soal perasaan hewan, menurutmu apakah hewan juga bisa menangis seperti manusia? Jika iya, bagaimana ya? Hmm, kita cari tahu yuk.

Pada dasarnya hewan mengeluarkan air mata, tetapi tidak berarti mereka menangis secara emosional seperti manusia. Proses keluarnya air mata pada hewan ini disebut lakrimasi. Kebanyakan verterbrata (hewan bertulang belakang) bisa mengeluarkan air mata. Proses keluarnya air mata pada hewan ini disebut lakrimasi.

Kebanyakan verterbrata (hewan bertulang belakang) bisa mengeluarkan air mata. Misalnya saja buaya, kalau di perhatikan buaya akan mengeluarkan air mata jika sedang menikamati makanannya (saat menelan bulat-bulat mangsanya), hal itu terjadi bukan karena si buaya terharu dengan makanan lezat, namun saat menelan mangsanya, kelenjar air mata pada buaya terhimpit oleh rahang saat buaya membuka mulutnya lebar-lebar.

Tidak hanya makhluk bertulang belakang saja yang mampu mengeluarkan airmata lho. Pada mamalia, air mata dikeluarkan oleh sistem lakrimal, yaitu jaringan yang menghasilkan air mata. Selain itu, air mata juga  memiliki fungsi untuk membersihkan kornea dan menjaganya supaya tetap lembab. Ketika ada benda asing yang masuk ke mata, air mata akan diproduksi lebih banyak untuk membantu membersihkannya.

Cairan pada air mata kaya akan zat-zat anti bakteri yang membantu membasmi infeksi. Kandungan garam dalam air mata berfungsi untuk menjaga keseimbangan osmotik pada mata.

Sebenarnya mustahil untuk mengatakan bahwa air mata yang dikeluarkan oleh hewan merupakan ekspresi dari emosi atau hanya disebabkan oleh iritasi mata. Kebanyakan ilmuan menyetujui bahwa hanya manusia yang menghasilkan air mata karena alasan emosional.

Meskipun hewan tidak menangis seperti manusia, akan tetapi pada hewan yang masih anak-anak kerap mengeluarkan suara seolah-olah mereka seperti menangis. Hal ini dapat dijumpai ketika mereka dipisahkan dari induk mereka. (orbitdigital.net/choir)