oleh

ASEAN Tandatangani Perjanjian Liberalisasi Perdagangan Jasa

PortalMadura.Com, Jakarta – Negara-negara ASEAN sepakat memperkuat perdagangan jasa antar-Negara dengan menandatangani ASEAN Trade in Services Agreement/ATISA) di sela pertemuan ASEAN Economic Minister (AEM) Retreat ke-25 di Phuket, Thailand, Selasa kemarin.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan standar dan transparansi, sekaligus mengurangi hambatan dagang di bidang jasa antar-Negara ASEAN.

Selain itu, dapat menciptakan iklim usaha yang stabil dan dapat diprediksi untuk perdagangan jasa dan mempersiapkan integrasi dan liberalisasi sektor jasa di masa depan, ujar Menteri Enggar dalam siaran persnya, Rabu.

Menurut Menteri Enggar, implementasi ATISA mendorong transparansi sekaligus berpotensi meningkatkan akses pasar bagi penyedia jasa di ASEAN.

“Selain itu, konsumen di sektor jasa mendapatkan keuntungan karena meningkatnya variasi pilihan atas produk-produk jasa yang diliberalisasi dan ditawarkan di ASEAN,” ujar Menteri Enggar.

Peran perdagangan jasa di ASEAN semakin penting dari Tahun ke Tahun. Menurut Sekretariat ASEAN, nilai ekspor jasa kawasan ini meningkat tiga kali lipat dari USD113,4 miliar pada 2005 menjadi USD360,5 miliar pada 2017.

Dalam periode yang sama, impor jasa ASEAN menyentuh USD342,7 miliar pada 2017, jauh lebih tinggi dari USD140,8 miliar pada 2005.

Kesepakatan dalam ATISA antara lain kewajiban Negara anggota untuk mempublikasikan aturan investasi bidang perdagangan jasa untuk memungkinkan Negara lain memproyeksikan investasinya di bidang tersebut. dilaporkan Anadolu Agency, Rabu (24/4/2019).

Menurut Menteri Enggar, saat diimplementasikan, ATISA akan menjadi bagian ketiga dan final dari “troika” perjanjian ASEAN yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan integrasi sektor.

Dua perjanjian lain adalah perjanjian perdagangan barang ASEAN (ASEAN Trade in Goods Agreement/ATIGA) dan ACIA (ASEAN Comprehensive Investment Agreement/ACIA).


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar