oleh

Askab PSSI Sumenep Protes Keras, Stadion A. Yani Dialihfungsikan

PortalMadura.Com, Sumenep – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumenep, Madura, Jawa Timur memprotes keras atas penggunaan Stadion A. Yani, Panglegur, Sumenep untuk kegiatan peringatan hari guru tingkat provinsi dan Hari Aksara Internasional.

“Pemakaian lapangan sepakbola untuk even lain itu sudah tidak benar. Apalagi, Stadion A. Yani itu dalam posisi di pakai klub yang sedang bertarung di Liga 2. Gak benar itu!,” ujar Ketua Askab PSSI Sumenep, Khairul Anwar ST, pada PortalMadura.Com, Jumat (16/11/2018) siang.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadi tuan rumah peringatan Hari Guru Nasional 2018 tingkat Provinsi Jatim, HUT PGRI dan Hari Aksara Internasional. Kegiatan berlangsung sejak hari ini, Jumat-Sabtu (16-17/11). Rangkaian acara, selain lapangan timur, juga menggunakan Stadion A. Yani.

Ia menjelaskan, pertandingan sepakbola jauh berbeda dengan even-even lainnya. Ada regulasi yang sudah baku yang tidak diatur di even lain. “Kalau even, semisal hari guru, kan tidak ada regulasinya. Mau ditempatkan dimana kek kan tidak ada masalah. Kenapa stadion yang dipakai?,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, Sumenep mempunyai banyak fasilitas lapangan yang luas, banyak lahan kosong dan layak untuk di tempati even. “Lapangan karapan sapi di Giling kan bisa. Kalau misalnya beralasan lapangan Giling takut rusak, pertanyaannya sederhana, lebih mementingkan keselamatan sapi atau manusia?,” ucap Khairul Anwar geram.

“Mau dipakai Perssu saja yang berlaga di Liga 3 tidak boleh, karena sedang dipakai klub Liga 2, apalagi di tempati even yang sudah pasti merusak, kan aneh Sumenep ini,” sambungnya.

Pihaknya meminta panitia even, dalam hal ini Dinas Pendidikan Sumenep dan Disbudparpora selaku penanggung jawab stadion bertanggung jawab atas kerusakan stadion.

Penampakan Stadion A Yani Panglegur Sumenep, Jumat (16/11/2018)
Penampakan Stadion A Yani Panglegur Sumenep, Jumat (16/11/2018) siang.

“Itu pasti kondisi rumput akan rusak, akan ada lubang. Lain lagi kalau misalnya ada paku dan kerikil atau batu. Mau jadi apa stadion bola itu,” tandasnya.

Mirisnya lagi, pengusaha muda ini menuding Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak peduli dengan kondisi stadion. “Tribun timur itu mau roboh dan mengancam keselamatan penonton, belum lagi tidak ada lampu. Kenapa Pemda masih diam,” katanya.

Seharusnya stadion itu sudah dilakukan revitalisasi, karena Sumenep sudah memiliki dua klub bola yang sedang ada di Liga 3 dan 2. “Misalnya Perssu di Liga 3, sekarang sedang berjuang untuk merebut tuan rumah pada babak 32 besar. Hanya Perssu yang masuk babak itu untuk wilayah Madura,” jelasnya.

Merujuk pada jadwal babak 8 besar Liga 2 2018, Stadion A. Yani, Panglegur Sumenep, akan digunakan Madura FC untuk menjamu tim tamu Persita Tangerang, Rabu 21 November 2018, kick off pukul 15.30 WIB.

Sayangnya, hingga berita ini dilansir PortalMadura.Com, Kadisbudparpora Sumenep, Sufiyanto tidak merespon konfirmasi via WhatsApp.(Hartono)