PortalMadura.com

Astagah! Nabung Tiga Tahun, Rp 10 Juta Dimakan Rayap

  • Kamis, 30 Januari 2014 | 20:01
Astagah! Nabung Tiga Tahun, Rp 10 Juta Dimakan Rayap

PAMEKASAN (PortalMadura) – Maria Ulfa Yunanda (20) warga Jalan Raya Panglegur Pamekasan, Madura, Jawa Timur, harus kecewa berat karena uangnya yang dikumpulkan sejak tiga tahun lalu, nyaris raib semua dimakan rayap. Uang dikumpulkan dari uang-uang kecil itu rencananya akan dibelikan sepeda motor.

“Saya sendiri tidak sampai berpikir akan dimakan rayap begitu, karena menabung di rumah dengan menggunakan wadah seadanya, lebih mudah tidak ruwet ketimbang harus pergi ke Bank dan antri,” kata Uuk sapaan Maria Ulfa, Kamis (30/1/2014).

Gadis anak penjual rujak di pinggir jalan ini menceritakan, sejak tiga tahun dirinya dan keluarga menyisihkan sedikit demi sedikit uang dari pecahan lima ratusan, ribuan hingga lima ribuan. Dan setelah sampai Rp 100 ribu langsung ditukar dengan lembaran seratus ribu, kemudian dimasukkan dalam celengan bambu.

“Hal yang demikian itu, saya lakukan setiap saat sehingga kadang sebulan saya bisa punya tabungan Rp 200 ribu,” jelasnya.

Hari Jadi Sumenep

Menurut Ulfa, betapa kagetnya dirinya ketika membuka celengan dari bambu itu, ternyata uang yang ditabungnya sudah tidak berbentuk lagi alias bolong-bolong.

Total uang itu sekitar Rp 10 juta, namun yang benar-benar menjadi serbuk kecil sekitar Rp 2 juta. Sementara sisanya sekitar Rp 8 Juta rupiah sudah bolong-bolong dimakan rayap.

“Pertama membuka celengan itu dengan parang tidak ada perasaan curiga, sebab selama ini sudah biasa menabung di dalam celengan bambu, namun betapa saya terkejut ketika uang pecahan seratusan dan lima puluhan ribu tersebut tidak utuh lagi,” paparnya.

Setelah itu, Ulfa disarankan temannya untuk menukarkan uang yang masih utuh dan tertulis nomer serinya kepada salah satu Bank di Pamekasan. Menurut petunjuk perbankkan, uang tersebut sebagian besar masih bisa diganti dengan uang kertas baru, asalkan nomoer serinya tidak hilang, makanya oleh Ulfa uang itu sebagian ditambal pakai solasi.

“Alhamdulillah mas, bersyukur masih bisa ditukar meski tidak semua, karena ini jerih payah ibu dan saya menabung sejak beberapa tahun lalu, rencana mau dibelikan sepeda motor,” pungkasnya. (reiza/htn)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional