PortalMadura.com–Atlet petanque asal Sumenep, Bagas Syarief Hidayat, berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Indonesia dalam nomor triple men cabang olahraga petanque di SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, Senin (15/12). Bersama rekan setimnya, M. Muhlis Harliza dan Dhoni Wahyu Krisbiantoro, Bagas harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Thailand di partai final.
Keberhasilan Bagas membawa pulang medali perak menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah asalnya. “Kebanggaan kami bukan lagi soal emas, perak, atau perunggu, melainkan berlaga di SEA Games. Tidak semua atlet bisa masuk tim nasional,” ujar Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumenep, Moh Fauzi, saat dihubungi dari Sumenep.
Fauzi mengungkapkan, pihaknya sejak awal sangat optimistis Bagas mampu tampil gemilang di ajang regional tersebut. Menurutnya, prestasi Bagas tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang dimulai dari level provinsi hingga nasional.
Bagas, siswa kelas XII SMAN 1 Sumenep, memang bukan nama baru di dunia petanque. Ia sebelumnya menjadi andalan kontingen Sumenep dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2022 di Jember dan 2023 di Sidoarjo, di mana ia berhasil menyumbang medali. Konsistensinya mengantarkan Bagas masuk Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur dan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh, dengan raihan tiga medali—satu emas dan dua perak.
Puncak perjalanan karier Bagas hingga kini terjadi pada 2025, ketika ia resmi dipanggil masuk Pelatnas dan terpilih mewakili Indonesia di SEA Games ke-33 di Thailand. “Dulu Sumenep untuk Jawa Timur, kini Sumenep untuk Indonesia,” kata Fauzi. Ia berharap pencapaian Bagas dapat menjadi inspirasi bagi atlet muda Sumenep lainnya untuk menorehkan prestasi di level internasional.
Dengan medali perak ini, Bagas tidak hanya mengukir sejarah pribadi, tetapi juga membuktikan bahwa talenta dari daerah dapat bersaing di panggung Asia Tenggara.





