oleh

Bangga Jadi ‘Permaisuri dan Hidup Rukun dengan Selir’

PortalMadura.Com, Sumenep – Seorang wanita berparas cantik, anggun dan classy mengaku bangga menjadi ‘permaisuri‘ yang hidup rukun berdampingan dengan seorang ‘selir‘.

Ia adalah Yuliana Indah Safitri, berusia 19 tahun. Putri tunggal dari pasangan suami-istri Slamet Adi Sutiyono dan Sulihaini, warga Desa Paberasan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Yuli sapaan akrab Yuliana Indah Safitri mengenakan pakaian kebesaran keraton dengan untaian melati memanjang dari kepala menghiasi mahkotanya. Bak ratu Keraton Sumenep 749 tahun silam.

Yuli duduk bersanding rukun dengan istri selir raja dan tampak mesra dengan sang raja di atas kereta kencana milik Keraton Sumenep.

Hal tersebut tergambar dalam momen kirab budaya keraton se-Nusantara pada Festival Keraton dan Masyarakat Adat se-Asia Tenggara (FKMA) ke V tahun 2018.

Festival Keraton Nusantara itu diselenggarakan oleh Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018) sore.

Baca : VIDEO-Penampakan Kereta Kasunanan Surakarta Dinaiki Presiden Jokowi di Sumenep

Baca : Presiden Jokowi: Jangan sampai Indonesia maju dalam teknologi, mundur dalam peradaban

Kala itu, Yuliana Indah Safitri berperan sebagai permaisuri Adipati Arya Wiraraja yang berkuasa di Keraton Sumenep dan merupakan tokoh pemimpin di Jawa dan Madura pada abad ke-13 masehi.

Loading...

Yuliana Indah Safitri mengaku senang dan bangga serta bisa menikmati peran tersebut. Meski baru pertama kalinya, Yuli tak merasa canggung.

Lelah dan panas seharian seakan tak terasa sambil menunggu kedatangan Presiden RI Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

“Senang dan bangga sekali, karena bisa bertemu langsung dengan bapak Presiden. Saya merasa beruntung sekali dengan peran sebagai permaisuri. Saya kan ada di posisi kanan,” kata Yuli pada PortalMadura.Com dengan suara lemah lembut.

Mahasiswi Fakultas Hukum Unija Sumenep ini mengaku butuh kesabaran dan perjuangan untuk memerankan sebagai ratu, selain dihubungi sangat mendadak oleh pihak pemerintah daerah, juga persiapan make up sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB.

Pada pukul 12.00 WIB baju kebesaran Keraton Sumenep mulai dikenakan. “Ya, lumayan cukup lama menunggu karena kirab baru dilepas jam empat sore lewat,” ucap Yuli yang juga berstatus tenaga kontrak di Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep ini.

Pada tahun 2015, Yuliana Indah Safitri juga pernah berperan sebagai abdi keraton pada barisan hantaran. Diakui Yuli, peran itu juga sangat berkesan dalam hidupnya.

Wanita kelahiran Sumenep 15 Juli 1999 ini memang mempunyai talenta bagus untuk terus dikembangkan.

Ia juga pernah mengisi layar kaca pada film television movie atau lebih sering dikenal FTV yang tayang di SCTV dengan judul “Office Girl Donor Cintaku,“.

Baca : Yuliana Indah Safitri, Cewek Cantik Asli Sumenep Main Film “Office Girl Donor Cintaku”

(Hartono)



Komentar