oleh

Bank Indonesia Prediksi Aliran Masuk Modal Asing Setelah Pemilu Naik

PortalMadura.Com, Jakarta – Bank Indonesia memperkirakan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia akan lebih banyak setelah pemilu April nanti.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan ada empat kemungkinan aliran modal asing masuk lebih deras pasca-pemilu.

“Pertama, secara global investor menunggu bahwa kebijakan the Fed tetap dovish,” jelas dia seusai peresmian pembangunan Indonesia Financial Center di Jakarta, Selasa.

Mirza melanjutkan faktor kedua adalah perundingan dagang antara Amerika Serikat dan China diperkirakan sudah akan menemui titik temu.

Faktor ketiga adalah defisit pada transaksi berjalan Indonesia sudah mulai terkontrol.

“Keempat adalah ketidakpastian terkait politik mudah-mudahan sudah hilang setelah Pemilu,” lanjut Mirza. dilaporkan Anadolu Agency, Rabu (3/4/2019).

Dia menegaskan keempat faktor tersebut yang akan membuat dana-dana yang masuk ke Indonesia akan lebih deras.

Selain itu, Mirza menguraikan perkiraan tersebut berdasarkan pengalaman pada Pemilu 2014 lalu.

Loading...

Mirza menjelaskan pada Tahun 2014 setelah Pemilu, Indonesia menerima aliran modal asing mencapai USD 26 miliar yang juga didukung oleh situasi global yang saat itu cukup baik.

Dia juga berharap aliran modal yang masuk pada Tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu yang memang berada pada situasi yang berat.

Indonesia mencatatkan pertumbuhan negatif pada aliran modal asing hingga triwulan III dan baru mendapatkan aliran modal asing yang masuk pada triwulan IV sebesar USD10 milair.

“Pada triwulan I Tahun ini mulai masuk lagi menyambung triwulan IV lalu. Triwulan II juga mudah-mudahan masuk lebih besar lagi setelah Pemilu,” imbuh Mirza.

Mirza menambahkan aliran modal asing yang masuk sangat membantu untuk mendanai defisit pada transaksi berjalan (CAD).

Menurut dia, dalam kondisi normal Indonesia bisa menerima aliran modal asing melalui portofolio sebesar USD20-26 miliar dalam satu Tahun.

Kemudian dana yang masuk melalui penanaman modal asing bisa mencapai USD15-18 miliar untuk membantu pembiayaan pada CAD.


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar