oleh

Bantu Korban Gempa, 400 Petugas Gabungan Berada di Sapudi Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Sedikitnya 400 personel aparat gabungan dari unsur Polri, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berada di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Kurang lebih 400 personel, unsur TNI sekitar 220, Polri 125 dan BPBD sebanyak 55 orang,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Fadillah Zulkarnaen, pada PortalMadura.Com, Sabtu (13/10/2018).

Petugas gabungan tersebut membantu para korban bencana dampak gempa magnitudo 6,0 Situbondo yang berpusat di 61 km sebelah timur laut Situbondo dengan kedalaman 10 km.

Gempa terjadi pukul 01.44.57 WIB, Kamis (11/10/2018). Titik pusat gempa berada di 7,42 Lintang Selatan dan 114,47 Bujur Timur.

Sejak hari pertama, petugas terus berdatangan ke lokasi korban gempa, baik yang berada di Kecamatan Nonggunong maupun di Kecamatan Gayam (dua kecamatan ini ada di Pulau Sapudi).

Dapur Umum untuk korban gempa di Sapudi, Sumenep

Selain itu, ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana bersama Bhayangkari ikut membantu di dapur umum serta menghibur anak-anak korban gempa.

“Mereka ada yang bertugas di dapur umum, pemulihan untuk anak-anak, dan ada yang dari tim medis,” imbuh kapolres.

Pantauan PortalMadura.Com, pagi ini, sedikitnya 3 mobil pick up membawa petugas dari unsur TNI bergeser ke Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep.

Sementara, pihak BPBD Sumenep menginformasikan, bantuan dari berbagai elemen masyarakat lainnya dan lembaga swasta juga berdatangan, baik berupa obat-obatan maupun kebutuhan warga korban gempa.

Sebelumnya, kerusakan bangunan milik warga dan fasilitas umum akibat gempa mencapai 498 unit. Di Kecamatan Gayam sebanyak 427 bangunan dan 71 bangunan lainnya di wilayah Kecamatan Nonggunong.

Baca : Update Korban Gempa, 498 Bangunan Rusak di Sapudi Dampak Gempa Situbondo

(Hartono)