oleh

Begini Permainan Oknum Perusahaan Yang Membuat Harga Garam Madura Anjlok

PortalMadura.Com, Pamekasan – Setiap musim panen garam tiba, para petani di Madura mengeluhkan dengan anjloknya harga garam.

Keluhan itu nyaris tak ada solusi dari pihak pemerintah. Sebab, keluhan serupa selalu muncul setiap kali panen garam tahunan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Suli Faris membeberkan penyebab anjloknya harga garam yang dilakukan oleh oknum perusahaan.

“Harga garam itu cenderung dimanipulasi oleh oknum perusahaan dengan cara membangun isu untuk meraup keuntungan besar,” tandas Suli Faris, Rabu (15/8/2018).

Isu dimaksud adalah membangun isu kualitas garam jelek dan isu impor garam. Dengan dua cara ini, maka oknum perusahaan dapat membeli garam dengan leluasa yang harganya merugikan petani.

Hasil pengawasan di lapangan, oknum perusahaan itu membeli garam dari petani dengan harga murah. Nantinya akan dijual dengan harga 2 sampai 3 kali lipat saat garam mengalami kelangkaan.

“Kalau musim kemarau membeli dengan harga Rp1 juta per ton. Dan saat musim hujan mereka jual Rp2 juta per ton,” bebernya.

Akibat ulah oknum perusahaan tersebut maka petani sangat dirugikan. Untuk itu, pihaknya mendesak Pemprov Jatim untuk ikut serta mengawasi tata niaga garam.

“Selama ini, minimnya pengawasan terhadap tata niaga garam menjadi pemicu permainan harga garam di pasaran,” katanya.

Menurutnya, Pemprov Jatim harus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam usaha melakukan pengawasan tata niaga garam.

Tindakan tegas pada oknum perusahan yang sering mempermainkan harga garam harus diterapkan.

“Harus bersinergi dan jangan dibiarkan,” tandasnya.(Hasibuddin/Nurul)

Loading...