PortalMadura.com

BEP Tembakau Madura Belum Sejahterakan Petani

  • Jumat, 25 Mei 2018 | 22:35
BEP Tembakau Madura Belum Sejahterakan Petani
dok. Tembakau
Loading...

PortalMadura.Com, Pamekasan – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menilai Break Even Point (BEP) untuk tanaman tembakau pada tahun 2018 tidak dapat mensejahterakan para petani.

Wakil Ketua HKTI Pamekasan, H Nasir mengatakan, harga tembakau kering rajangan senilai Rp39 ribu perkilo gram masih jauh dari harapan para petani.

“Harga itu masih jauh dan belum mampu mensejehterakan petani tembakau,” ujarnya, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, biaya yang harus dikeluarkan para petani tembakau di Pamekasan semakin tahun semakin meningkat, mulai dari menanam hingga biaya panen.

“Banyak aduan ke kami, dan rata-rata harga sebesar Rp39 ribu perkilo gram yang ditentukan pemerintah daerah hanya cukup untuk modal saja, ” terangnya.

banner300x250

Ia meminta BEP tembakau seharusnya bisa lebih layak dan menyentuh angka Rp45-50 ribu perkilogram. “Kalau Rp45-50 ribu perkilonya, saya pikir sudah standartnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edy Suprapto, hanya bisa mematok BEP tanaman tembakau tahun ini sebesar Rp39 ribu/Kg.

Hal tersebut didasarkan pada hitungan biaya produksi yang dikeluarkan petani selama produksi. “Untuk harga tembakau ini sepenuhnya adalah hak pabrikan, karena harga Rp39 ribu perkilo itu sudah merupakan hasil pertemuan kami dengan seluruh pabrikan tembakau di Pamekasan,” dalihnya.

Ia menyebut bahwa BEP terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 Rp 32 ribu per kilogram. Sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 34 ribu. Dan pada tahun ini mencapai menjadi Rp 39 ribu per kilogram.

“Kita sudah mengusahakan, namun pada dasarnya harga tembakau ya tergantung pabrikan juga,” terangnya.(Hasibuddin/Nanik)

banner300x250
banner300x250
banner300x250
banner300x250
Advertisement
banner300x250
banner300x250
banner300x250
banner300x250
banner300x250
banner300x250

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional