oleh

Berharap, Korban PLM Jabal Nur Ditemukan Selamat (edisi 10-habis)

PortalMadura.Com, Sumenep – H.Mas’ud  (50), ayah Saimah (21), warga Desa Pamuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, masih berharap calon menantunya dan korban yang masih hilang dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Meski PLM Jabal Nur tenggelam di perairan selat Banyuwangi sudah mencapai 14 hari, namun semua keluarga korban berharap sama, yakni menemukan anggota keluarganya dalam keadaan selamat.

“Saya masih berharap calon mantu ditemukan dalam keadaan selamat, meski harapan saya ini dianggap mimpi dan salah kaprah, tapi kan semuanya Tuhan yang mengatur, bisa saja nanti menantu saya ditemukan selamat,” kata H. Mas’ud, pada PortalMadura.Com, Senin (20/10/2014).

Harapan H. Mas’ud tidak berlebihan bila melihat kondisi kejiwaan putrinya yang hingga kini masih labil, putri keduanya itu masih terus mengenang masa-masa indah mulai sejak berkenalan 6 bulan lalu, bertunangan 3 bulan, hingga menjelang pernikahannya bersama pria pujaannya. Masa-masa indah itu, tentu terus membayangi dan mengusik hati.

“Sangat sulit bagi Saimah untuk melupakan kenangan indah bersama calon suaminya (Ahmad Yani, red),” ujarnya.

Harapan untuk menemukan 21 korban PLM Jabal Nur yang hingga kini masih misterius, tidak hanya datang dari keluarga mempelai wanita, melainkan juga dari keluarga korban di Madura.

Semua keluarga korban di Desa Brakas, Kecamatan/Pulau Raas, Sumenep berharap, anggota keluarganya bisa ditemukan. Hingga kini, warga masih melakukan pencarian meski sudah tidak segencar diawal kejadian.

Warga menyisir pantai sekitar perairan Raas, Sapudi, dan pulau terdekat lainnya. Mereka menggunakan perahu tradisional, sambil memantau arah terbang burung gagak pemakan bangkai.

PLM Jabal Nur yang membawa 51 orang rombongan pengantin pria dinyatakan hilang sejak Senin (6/10/2014). Korban selamat 8 orang dan ditemukan meninggal dunia 22 orang, dinyatakan hilang masih mencapai 21 orang.(Laporan Reporter PortalMadura.Com, Samauddin).



Komentar