oleh

BMKG : Hujan Diprediksi Akan Turun Hingga Pertengahan Juli 2017

PortalMadura.Com, Sumenep – Intensitas hujan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masih relatif tinggi. Bahkan, diprediksi kondisi ini akan berlangsung hingga pertengahan bulan Juli.

“Sesuai prediksi, intensitas hujan akan berlangsung hingga pertengahan bulan Juli tahun ini,” kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kalianget, Achmad Zubakti, Kamis (22/6/2017).

Menurutnya, intensitas hujan tersebut sangat berpengaruh terhadap tanaman tembakau dan produksi garam. Pasalnya dua hal tersebut tidak membutuhkan air hujan. Petani tembakau dan garam pasti tidak menginginkan terjadinya hujan disaat musim tanam.

Loading...

“Sangat wajar kalau petani tembakau dan garam waswas saat terjadi hujan, apalagi turun hujan akan terjadi hingga pertengahan bulan depan,” ucapnya.

Untuk musim kemarau tahun ini, lanjutnya, merupakan kemarau basah, sama dengan tahun lalu. Untuk itu, pada musim kemarau basah ini sangat menghawatirkan terhadap para petani tembakau dan garam.

“Kemarau basah memang tidak diinginkan oleh petani tembakau dan garam, tapi mau bagaimana lagi kalau memang itu yang terjadi,” tukasnya. (Arifin/Har)


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE