oleh

Bumil, Ini 8 Bahan Alami yang Ampuh Atasi Jerawat

PortalMadura.Com – Ketika hamil, tidak sedikit dari kaum perempuan yang kulitnya bermasalah seperti munculnya jerawat. Hal ini dipicu oleh hormon kehamilan, sehingga bisa menstimulasi produksi minyak alami di kulit.

Biasanya, saat lagi tidak hamil Anda bisa pakai obat jerawat lebih ‘bebas’. Sayangnya, menggunakan obat kimia tidak bisa digunakan secara bebas sewaktu Anda hamil. Namun Anda tidak perlu khawatir, bukan berarti Anda tidak bisa mengatasi jerawat saat hamil. Soalnya, ada berbagai bahan alami yang bisa membantu mengatasi jerawat yang aman Anda gunakan.

Berikut delapan bahan alami yang ampuh mengatasi jerawat untuk Ibu Hamil (Bumil):

Baking Soda
Baking soda bekerja dengan mengeringkan minyak pada kulit. Cara penggunaannya, ambil 1 sendok makan baking soda dan campurkan dengan 1 sendok makan air. Aplikasikan ke daerah jerawat bukan seluruh wajah. Tunggu sampai kering lalu cuci dengan air hangat. Dengan demikian, jerawat cepat kering dan dapat segera sembuh.

Kunyit
Kunyit adalah antiseptik alami dan akan mengobati infeksi yang menyebabkan jerawat. Kunyit juga akan memperbaiki keseluruhan warna kulit dan tekstur. Caranya, Anda buat dulu pasta kunyit dengan mencampur 1/2 sendok teh bubuk kunyit dengan air. Oleskan ke jerawat, diamkan selama satu jam lalu cuci bersih. Gunakan pasta ini setiap hari untuk hasil yang efektif.

Minyak Kelapa
Karena sifat antimikroba yang terkandung di dalamnya, minyak kelapa bisa efektif melawan bakteri penyebab jerawat. Untuk pemakaiannya, pertama-tama cuci muka dan tepuk sampai kering. Oleskan minyak kelapa murni sebagai pelembap dan pijat ke daerah yang berjerawat. Lalu diamkan semalaman. Minyak kelapa ini tidak hanya akan melawan bakteri tapi juga akan melembapkan dan memberi nutrisi pada kulit.

Cuka Apel
Cuka apel akan menyerap minyak di kulit sekaligus bertindak sebagai toner karena enzim alami yang ada di dalamnya. Cara pemakaiannya, campurkan cuka sari apel dan air dengan perbandingan 1:3. Ambil bola kapas dan rendam dalam campuran, lalu oleskan ke jerawat.

Aloe Vera
Aloe vera atau lidah buaya akan menyembuhkan jerawat secara efektif sekaligus meremajakan kulit. Untuk perawatan ini, pastikan Anda membersihkan wajah terlebih dulu. Setelah itu, ambil daun lidah buaya dan iris terbuka. Keruk gel pada daging lidah buaya dan tempatkan dalam wadah. Oleskan gel ke wajah dan biarkan selama satu jam sebelum membilasnya. Terapkan setiap malam sebelum tidur untuk hasil terbaik.

Minyak Atsiri
Minyak atsiri seperti minyak pohon teh dan minyak lavender mengandung antioksidan, antimikroba dan menyeimbangkan kadar minyak. Untuk perawatan ini, ambil 1 tetes minyak lavender, 4-5 tetes minyak zaitun atau minyak kelapa dan 1-2 tetes minyak pohon teh. Campurkan atau aduk rata dan oleskan pada jerawat.

Biarkan semalaman dan gunakan setiap malam di wajah yang sudah dibersihkan terlebih dahulu untuk hasil terbaik. Sebelum menggunakan minyak esensial, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan bahwa Anda tidak alergi terhadap obat tersebut.

Madu
Madu menciptakan sensasi menenangkan kulit karena memiliki khasiat antiseptik dan antibakteri. Bilas wajah dengan air hangat terlebih dahulu, lalu oleskan madu ke jerawat. Biarkan selama 30 menit, lalu bilas.

Buah Jeruk
Lemon dan limau mengandung asam alfa hidroksi yang membantu mengecilkan pori-pori. Lemon dan limau juga mengandung sifat antibakteri sehingga bisa dibilang buah jeruk adalah agen exfoliant yang baik. Cara pemakaiannya, peras air jeruk nipis. Oleskan pada area yang terkena dengan menggunakan kapas.

Biarkan selama 10 menit lalu bilas dengan air dingin. Lakukan tes kulit terlebih dahulu untuk mengetahui apakah kulit Anda tidak alergi. Buah jeruk bisa menyebabkan luka bakar bila dioleskan langsung pada kulit sensitif jika tidak diencerkan.

Terlepas dari itu, Anda semua tentunya memiliki jenis kulit yang berbeda dan tidaksetiap obat akan menimbulkan reaksi sama untuk semua orang. Oleh karena itu, cobalah berbagai solusi untuk mencari tahu bahan apa yang sesuai untuk Anda.

Anda dapat menguji kepekaan kulit terhadap ramuan tersebut dengan melakukan pengujian pertama pada bagian kecil di lengan bawah. Jika timbul alergi di tangan, berkonsultasilah dengan dokter yang mungkin merekomendasikan solusi lainnya seperti rencana diet, suplemen atau probiotik untuk dikonsumsi secara oral atau topikal. (haibunda.com/Salimah)

Loading...
Loading...