oleh

Bunda, Tanamkan 6 Karakter Ini pada Si Kecil Sejak Usia Dini

PortalMadura.Com – Pendidikan pembentukan karakter pada anak perlu ditanamkan sedini mungkin. Pembelajaran hal tersebut tidak hanya di sekolah, sebaiknya orang tua juga harus sejak awal menanamkan pembentukan karakter pada si kecil.

Apalagi, orang tua merupakan panutan terbesar bagi sang buah hati. Maka dari itu, penumbuhan karakter ini lebih baik ditanamkan langsung oleh orang tua kepada anak. Karena mereka akan mudah dan percaya untuk mengikutinya.

Berikut enam karakter yang paling dibutuhkan anak-anak untuk mengembangkan karakternya yang sangat berguna di masa depan, seperti dikutip Liputan6.com dari Asia One:

Fokus

Menurut penulis buku self-help Deep Human, Crystal Lim-Lange dan Dr. Greg Lim-Lange, menjelaskan masalah anak-anak saat ini adalah gangguan. “Mereka tidak memiliki fokus menentukan banyaknya pilihan untuk masa depan mereka,” kata Crystal.

Menurutnya, salah satu kegiatan untuk melatih fokus adalah bermain seperti teka-teki silang dan kartu Uno.

Kesadaran Diri

Menurut Dr. Greg, kesadaran diri berkaitan dengan hobi, keahlian dan bakat apa yang ada di dalam diri anak. Jika tidak dipusatkan pada kesukaan mereka sejak dini, maka mereka akan sangat susah menentukan masalah.

Bagi orang tua, untuk melatih kesadaran diri mereka, Anda perlu membawanya ke beberapa kegiatan baru agar mereka bisa menyadarinya sendiri mana kegiatan yang disuka mana yang tidak.

Baca Juga: 4 Hal yang Bisa Bunda Ajarkan Untuk Bangun Karakter Anak di Bulan Ramadan

Loading...

Empati

Empati adalah dapat terhubung secara mendalam dengan manusia lain tanpa merasa cemas atau takut dihakimi. Meskipun saat ini sudah banyak inovasi robot yang bisa berinteraksi dengan manusia, tapi interaksi sesama manusia lah yang paling efektif.

Orang tua bisa membantu menumbuhkan empati anak dengan menciptakan lingkungan yang aman untuk berbicara dan tidak membuatnya trauma dengan penghakiman.

Nikmati Hari Ini

Penelitian mengungkapkan, sekitar 47 persen waktu seseorang terpusat pada sesuatu di masa lalu atau jauh memikirkan di masa depan. Hal itu membuat Anda tidak menikmati keadaan saat ini dan juga membuat Anda jadi tidak bisa berpikir dengan efektif.

Anda harus dapat mengontrol pikiran agar bisa berada di kondisi saat ini. Untuk mengajarkan Anda fokus pada keadaan saat ini, Anda bisa melakukan latihan meditasi ringan atau melakukan berbagai pelukan.

Literasi Emosional

Ini merupakan kemampuan untuk melihat kapasitas emosi. Anak-anak sangat sulit untuk mengidentifikasi emosi mereka sendiri. Bisa jadi seperti robot yang tidak punya emosi. Kesulitan mengidentifikasi emosi Anda sendiri akan membuat Anda susah di tempat kerja.

Menurut Dr. Greg, salah satu upaya orang tua membantu anak mengidentifikasi emosinya yaitu dengan membiarkan mereka mengekspresikan emosi mereka dengan bebas sejak kecil. Kemudian membiasakan membagi cerita tentang emosi orang tua kepada anak.

Kreativitas

Kreativitas selalu ditandai sebagai keterampilan masa depan. Karena kecanggihan teknologi saat ini, banyak pekerjaan admin yang sudah tergantikan oleh kecerdasan buatan. Maka dari itu, salah satu eksistensi diri manusia yaitu dengan menunjukkan kreativitas. Peran orang tua paling penting di sini.

Berikan proyek kecil dengan ide-ide baru untuk menumbuhkan rasa percaya diri mereka untuk memecahkan masalahnya, sehingga mereka terbiasa dengan mencoba hal baru dan penasaran dengan hal yang belum diketahuinya.


Rewriter : Salimah
Sumber : liputan6.com


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar