PortalMadura.com – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Negara Indonesia (BNI) kembali hadir pada tahun 2026, menawarkan solusi pembiayaan dengan suku bunga kompetitif dan persyaratan yang mudah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
BNI mengalokasikan dana KUR sebesar Rp18 triliun dari total target Rp36,5 triliun untuk tahun ini, menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Apa Itu KUR BNI dan Keuntungannya?
KUR BNI merupakan inisiatif pembiayaan dari pemerintah yang disalurkan melalui BNI, bertujuan meningkatkan akses modal kerja dan investasi bagi UMKM yang produktif dan layak.
Program ini dirancang untuk mendorong UMKM mengembangkan usaha mereka, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi pada perekonomian nasional.
Keuntungan utama KUR BNI meliputi suku bunga yang sangat rendah, yakni hanya 6% efektif per tahun, bersifat tetap sepanjang masa pinjaman.
Selain itu, KUR Mikro BNI menawarkan pinjaman tanpa agunan tambahan hingga plafon Rp100 juta, memberikan kemudahan besar bagi UMKM yang baru merintis.
Fleksibilitas tenor angsuran juga menjadi daya tarik, disesuaikan dengan kemampuan pembayaran debitur, maksimal 3-5 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
Jenis-Jenis KUR BNI 2024 dan Limit Pinjaman
BNI menyediakan beberapa jenis KUR untuk mengakomodasi kebutuhan UMKM yang beragam.
1. KUR Super Mikro
Jenis ini diperuntukkan bagi usaha super mikro dengan pinjaman maksimal Rp10 juta.
Jangka waktu pinjaman untuk Kredit Modal Kerja (KMK) adalah maksimal 3 tahun, sedangkan untuk Kredit Investasi (KI) mencapai maksimal 5 tahun.
Keunggulan KUR Super Mikro adalah tidak diwajibkannya jaminan tambahan.
2. KUR Mikro
KUR Mikro melayani pinjaman mulai dari di atas Rp10 juta hingga maksimal Rp100 juta.
Seperti KUR Super Mikro, jenis ini juga tidak memerlukan agunan tambahan, memudahkan UMKM berskala mikro untuk mendapatkan modal.
Tenor KMK untuk KUR Mikro adalah maksimal 3 tahun, dan tenor KI maksimal 5 tahun.
3. KUR Kecil
Bagi UMKM yang membutuhkan modal lebih besar, KUR Kecil menyediakan pinjaman di atas Rp100 juta hingga maksimal Rp500 juta.
Untuk KUR Kecil, agunan tambahan akan disesuaikan dengan ketentuan BNI dan sifatnya diwajibkan.
Jangka waktu cicilan untuk KMK adalah maksimal 4 tahun, sementara untuk KI adalah maksimal 5 tahun.
4. KUR Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI)
BNI juga memiliki KUR khusus bagi Pekerja Migran Indonesia dengan pinjaman maksimal Rp100 juta.
Tenor pinjaman disesuaikan dengan masa kontrak kerja, maksimal 3 tahun, dan tidak memerlukan jaminan tambahan.
Syarat Pengajuan KUR BNI 2024
Untuk mengajukan KUR BNI, calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan umum dan administratif yang telah ditetapkan.
1. Syarat Umum Calon Debitur
- Warga Negara Indonesia (WNI), baik individu perorangan maupun badan usaha UMKM.
- Memiliki usaha produktif dan layak, yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah meskipun di bawah 21 tahun.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain atau kredit program pemerintah, kecuali KUR di BNI atau kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
- Memiliki riwayat kredit yang lancar di bank (jika ada).
- Tidak tercatat dalam daftar hitam Bank Indonesia sebagai debitur bermasalah.
2. Dokumen yang Diperlukan
- Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi surat nikah bagi yang sudah menikah.
- Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang diterbitkan pemerintah daerah, Nomor Induk Berusaha (NIB), atau surat keterangan usaha dari kelurahan/kecamatan.
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
- Fotokopi dokumen agunan tambahan, khususnya untuk pengajuan KUR Kecil atau pinjaman di atas Rp100 juta.
Proses Pengajuan KUR BNI 2024
BNI menyediakan dua metode pengajuan KUR yang dapat dipilih oleh calon debitur: secara online maupun langsung ke kantor cabang.
1. Pengajuan KUR BNI Online melalui eForm BNI
Calon debitur dapat mengajukan KUR secara daring melalui laman eform.bni.co.id.
Langkah pertama adalah membaca dan memahami syarat serta ketentuan KUR BNI terbaru.
Setelah setuju, calon debitur dapat mencentang persetujuan dan melanjutkan proses.
Isi semua data diri dan data usaha secara lengkap pada formulir yang tersedia.
Setelah pengajuan online selesai, pihak BNI akan menghubungi untuk melakukan survei dan wawancara di lokasi usaha.
Proses persetujuan KUR BNI umumnya memakan waktu sekitar 3 hingga 7 hari kerja.
Jika disetujui, debitur akan diundang untuk melakukan penandatanganan perjanjian kredit.
2. Pengajuan KUR BNI Offline di Kantor Cabang
Alternatifnya, calon debitur bisa langsung mengunjungi kantor cabang BNI terdekat.
Siapkan seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan sebelum datang ke bank.
Ambil nomor antrean di bagian customer service dan sampaikan maksud untuk mengajukan KUR BNI.
Petugas BNI akan memandu pengisian formulir pengajuan dan menerima dokumen persyaratan.
Apabila pengajuan memerlukan agunan, serahkan dokumen agunan saat itu juga.
Pihak BNI akan melakukan survei lapangan ke lokasi usaha dan wawancara untuk menilai kelayakan usaha.
Seperti pengajuan online, waktu persetujuan biasanya antara 3 hingga 7 hari kerja.
Komitmen BNI terhadap UMKM
Penyaluran KUR BNI di tahun 2024 menunjukkan komitmen kuat BNI dalam mendukung sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian.
Dengan suku bunga rendah dan persyaratan yang terjangkau, BNI berharap lebih banyak pelaku UMKM dapat mengakses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.
BNI juga fokus untuk meningkatkan penyerapan KUR pada sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, perdagangan, dan jasa.
Program KUR BNI merupakan wujud nyata upaya pemerintah dan perbankan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM di seluruh Indonesia.




