oleh

Bupati Bangkalan Telusuri Dugaan Penyelewengan PKH

PortalMadura.Com, Bangkalan – Dugaan penyelewengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur menjadi atensi Bupati setempat, R Abdul Latif Amin Imron.

Ia berjanji akan mempelajari laporan warga yang sempat disampaikan melalui dinas terkait dan siap untuk menindaklanjuti jika benar ada dugaan penyelewengan PKH di tingkat desa.

“Nanti akan kami pelajari dulu dugaan penyelewengan itu, seperti apa,” kata Ra Latif, sapaan akrab Bupati Bangkalan, pada saat meninjau pelaksanaan tes kompetensi PPPK, Sabtu (23/2/2019).

Sejumlah warga Bangkalan, Jumat (22/2/2019) mendatangi Dinsos setempat. Mereka menyampaikan program keluarga harapan (PKH) banyak yang tidak tepat sasaran.

Loading...

Bahkan, diduga ada oknum aparat desa yang menyalahgunakan program tersebut.

“Aduan itu, pasti kami tindak lanjuti,” tandas Bupati Bangkalan.

Sebelum dilakukan validasi, keluarga penerima mandat (KPM) bantuan program keluarga harapan (PKH) mencapai 71.815 penerima.

Besaran bansos mengacu pada komponen pendidikan, kesehatan dan kesejehteraan sosial (kesos).

Komponen itu meliputi anak SD dengan besaran bansos Rp900 ribu, anak SMP Rp1,5 juta dan SMA Rp2 juta.

Ada juga komponen ibu hami dan balita. Besaran bansosnya mencapai Rp2,4 juta.

Sedangkan komponen kesos terdiri dari atas penyandang disabilitas dan lanjut usia. Besaran masing-masing Rp2,4 juta.


Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE