PortalMadura.Com, Pamekasan – Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam-Raja’e, membeli hewan kurban berupa sapi dengan harga fantastis, Rabu (22/7/2020).
Sapi untuk kurban tersebut dibeli saat orang nomor satu di bumi Gerbang Salam itu mengunjungi bazar hewan kurban serta pemeriksaan hewan di Desa Samatan Kecamatan Proppo bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Totok Hartono, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.
“Yang paling berat (sapinya, red) yang mana?. Saya beli dengan pak wabup. Saya dan pak wabup beli ini,” kata Bupati Pamekasan ketika dibawakan sapi paling besar oleh peternak.
Sapi kurban yang dibeli Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan tersebut seberat 1 ton dengan harga mencapai Rp 49 juta milik H. Rizqi warga Desa Bangkes Kecamatan Kadur. Langkah bupati ini kemudian diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Totok Hartono, dan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Agoes Bachtiar, yang sama-sama membeli hewan kurban.
“Intinya, peternakan hewan harus menjadi sumber pendapatan masyarakat,” tandasnya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut melanjutkan, potensi peternakan di daerahnya sangat luar biasa. Hanya saja butuh pengelolaan yang profesional dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Sehingga, daya jual sapi tidak hanya berkutat di daerah Madura.
Dalam kesempatan yang sama, Dokter Hewan, Fathur Rozi mengungkapkan, semua hewan yang ikut bazar kurban tersebut dalam kondisi sehat setelah dicek kesehatannya. Selain kesehatan, hewan itu sudah masuk dalam kriteria hewan kurban sesuai dengan ketentuan syariat.
“Memang ada satu sapi yang ditolak, tidak boleh ikut bazar karena belum tanggal. Yang masuk bazar ini semuanya sudah masuk kriteria hewan kurban,” tandasnya.(*)